Skip to main content

Gigi Besar Penghu 1 Taiwan Mungkin Genus Homo Lain

www.LaporanPenelitian.com - Rahang bergigi besar mungkin manusia primitif baru dari Taiwan, Penghu 1 mewakili spesies sama sekali baru.

Penghu 1 memperkuat bukti-bukti bahwa Homo sapiens bukanlah satu-satunya spesies dari genus hidup di Eropa dan Asia antara 200.000 hingga 10.000 tahun lalu.

Homo neanderthalensis, manusia Denisovans dan Homo floresiensis aka Hobbit tinggal di Eropa dan Asia dalam jangka waktu tersebut. Penghu 1 menambah daftar mengesankan dan bahkan kawin campur.

"Bukti setidaknya tidak mengesampingkan kemungkinan mereka bertahan sampai munculnya Homo sapiens di wilayah tersebut," kata Yousuke Kaifu, antropolog University of Tokyo.

Seorang nelayan mengeruk tulang di selat Penghu lepas pantai Taiwan dan menjual ke toko antik lokal di mana kolektor Kun-Yu Tsai membelinya. Tsai menyumbangkan koleksi ke National Museum of Natural Science di Taiwan.

Kaifu dan rekan mengusulkan hipotesis bahwa Penghu 1 adalah spesies manusia baru atau kelompok regional Homo erectus. Penghu 1 tidak kerdil seperti Homo floresiensis di Pulau Flores.

"Sisa-sisa fauna terkait menunjuk daerah relatif terbuka, hutan basah. Kehadiran mamalia berbadan besar seperti Stegodon, kuda dan beruang, juga hewan yang suka rawa di iklim panas dan lembab seperti kerbau," kata Kaifu.

Rahang jelas bukan dari manusia modern dan usulan yang mungkin milik leluhur terkait atau keturunan Homo erectus. Evolusi manusia di China dan Asia Tenggara saat ini lebih mungkin berasal dari Penghu Channel.

Dalam beberapa hal Penghu 1 lebih primitif dibanding Peking Man dari Zhoukoudian, China, juga memiliki fitur tertentu yang sama dengan Homo heidelbergensis serta Homo erectus dan bahkan Denisovans.
The first archaic Homo from Taiwan

Chun-Hsiang Chang1 et al.
  1. Department of Geology, National Museum of Natural Science, 1, Guancian Road, Taichung 40453, Taiwan
Nature Communications, 27 January 2015, DOI:10.1038/ncomms7037. Gambar: Y Kaifu

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…