Friday, December 26, 2014

Gen SOX17 Prekursor Germinal dari Sel Induk Manusia

www.LaporanPenelitian.com - Perlombaan telur dan sperma, sebuah tim menciptakan prekursor untuk sel telur dan sperma manusia.

Menciptakan sel germinal primordial menggunakan sel induk tikus telah dilakukan, tapi menggunakan sel induk embrio manusia secara efisien baru kali ini dilakukan.

Ketika sel telur dibuahi sperma, ia mulai membagi ke dalam kelompok sel-sel blastokista, tahap awal embrio. Dalam bola ini beberapa sel membentuk inner cell mass yang akan tumbuh menjadi janin dan sel plasenta.

Sel dalam inner cell mass diulang menjadi sel induk. Sejumlah kecil sel-sel ini menjadi primordial germ cells (PGCs) yang berpotensi menjadi sel germinal yaitu sperma dan sel telur yang menyampaikan informasi genetik keturunan.

"Penciptaan sel germinal primordial salah satu peristiwa paling awal dalam perkembangan mamalia," kata Naoko Irie, biolog University of Cambridge.

"Ini tahap kita berhasil menggunakan sel induk tikus, tapi hingga saat ini beberapa penelitian telah melakukan secara sistematis dengan menggunakan sel induk manusia," kata Irie.

"Menyoroti perbedaan penting perkembangan embrio pada manusia dan hewan pengerat yang berarti temuan pada tikus mungkin tidak secara langsung diekstrapolasikan ke manusia," kata Irie.

Gen SOX17 mengarahkan sel induk manusia untuk menjadi PGCs adalah sebuah kejutan. SOX17 sebelumnya terbukti mengarahkan sel induk menjadi sel endodermal yang kemudian menjadi paru-paru, usus dan pankreas.

PGCs juga bisa dibuat dari reprogram sel-sel dewasa seperti sel kulit. Laporan baru juga memiliki implikasi potensial untuk memahami proses pewarisan epigenetik misalnya diet atau kebiasaan merokok.

"Sel-sel germinal menyediakan link abadi antar semua generasi, membawa informasi genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya," kata Azim Surani, biolog University of Cambridge.

"Penghapusan komprehensif informasi epigenetik memastikan sebagian besar, jika tidak semua, mutasi epigenetik akan terhapus yang mempromosikan peremajaan garis keturunan," kata Surani.

"Mekanisme ini memiliki kepentingan lebih luas terhadap penyakit yang sebagian mungkin disebabkan karena mutasi epigenetik kumulatif," kata Surani.
SOX17 Is a Critical Specifier of Human Primordial Germ Cell Fate

Naoko Irie1,2,3 et al.
  1. Wellcome Trust Cancer Research UK Gurdon Institute, Tennis Court Road, University of Cambridge, Cambridge CB2 1QN, UK
  2. Department of Physiology, Development and Neuroscience, Downing Street, University of Cambridge, Cambridge CB2 3EG, UK
  3. Wellcome Trust-Medical Research Council Stem Cell Institute, Tennis Court Road, University of Cambridge, Cambridge CB2 3EG, UK
Cell, 24 December 2014, DOI:10.1016/j.cell.2014.12.013. Gambar: Walfred Tang (University of Cambridge)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment