Skip to main content

Vokal Tik Tok Paus Bungkuk (Megaptera novaeangliae)

LaporanPenelitian.com - Paus Bungkuk (Megaptera novaeangliae) bernyanyi untuk makan malam, berdegub ketika datang mencari camilan cepat di dasar laut.

Makan malam tanpa cahaya menugaskan isyarat pendengaran tertentu, makhluk-makhluk raksasa memancarkan sinyal melacak mangsa bahwa komunikasi akustik di dalam laut untuk saling koordinasi.

"Paus bungkuk bekerja sama dengan lainnya untuk kandang mangsa di dekat permukaan," kata Susan Parks, Syracuse University di New York

Konsorsium kolaborasi multi-institusi menghabiskan satu dekade pemantauan perilaku makan Paus Bungkuk (Megaptera novaeangliae) di Gerry E. Studds Stellwagen Bank National Marine Sanctuary, di lepas pantai Massachusetts.

Paus membuat "tik-tok" sambil berburu bersama-sama di dalam air yang gelap gulita, tapi diam ketika berburu sendirian. Mereka menyasar ikan mirip belut yang mengubur diri di pasir dasar laut.

Vokal paus menyiram ikan keluar dari persembunyian kemudian meraup. Beleguk juga dapat berfungsi sebagai bel makan malam untuk bayi atau paus terdekat lainnya sepanjang larut malam.

"Paus lain yang mendengar suara tertarik dan mungkin menguping paus lainnya sedang berburu untuk makanan," kata Park.



Evidence for acoustic communication among bottom foraging humpback whales

Susan E. Parks1 et al.
  1. Department of Biology, Syracuse University, Syracuse NY 13244, U.S.A.
Scientific Reports, 16 December 2014, DOI:10.1038/srep07508. Gambar: NOAA; Audio: Susan E. Parks et al.

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…