Wednesday, December 17, 2014

Forensik Metagenomik Bakteri Rambut Kemaluan Lacak Pemerkosa

Laporan Penelitian - Bug rambut kemaluan memecahkan kejahatan seksual, profil DNA bakteri yang hidup di rambut kemaluan membantu mengidentifikasi pemerkosa.

Rambut biasanya ditemukan di TKP, tapi polisi tak mendapatkan DNA jika akar rambut sudah terlepas dari helai. Sekarang teknik forensik metagenomik mencocokkan pemeriksaan molekuler bakteri hidup di rambut.

Kecocokan DNA penghuni rambut manusia memberikan petunjuk darimana sumber rambut datang. Laporam pertama bahwa individu memiliki profil unik bakteri pada rambut kemaluan.

"Setiap orang memiliki sesuatu sangat khusus. Anda mendapat profil DNA bakteri dalam lingkungan sebagai tanda tangan mikroba," kata Silvana Tridico, biolog forensik Murdoch University di Perth.

Tridico dan rekan memeriksa DNA komunitas bakteri yang mendiami kulit kepala dan rambut kemaluan pada 3 waktu berbeda selama 5 bulan dan menemukan sampel rambut kemaluan sangat spesifik tiap individu.

"Ada tanda tangan taksa spesifik pada orang-orang tertentu," kata Tridico.

Profil bakteri juga dapat mengidentifikasi apakah seseorang itu perempuan atau laki-laki. Perempuan misalnya memiliki banyak spesies bakteri lactobacillus dan Gardnerella dibanding laki-laki.

Hal paling menarik bahwa sampel rambut dari 2 orang pasangan memiliki profil bakteri menjadi mirip ketika mereka melakukan hubungan seksual 18 jam sebelum pemeriksaan rambut kemaluan.

DNA mikroba pada rambut dapat ditransfer selama aktivitas seksual. Tridico mengatakan dimungkinkan memeriksa transfer bakteri antar korban dan tersangka dalam kasus pemerkosaan.

"Saya tidak berpikir hal ini sebelumnya. Anda benar-benar bisa usap daerah kelamin korban dan area genital tersangka dan melihat apakah ada transfer bakteri atau tidak," kata Tridico.
Metagenomic analyses of bacteria on human hairs: a qualitative assessment for applications in forensic science

Silvana R Tridico1,2 et al.
  1. Veterinary and Life Sciences, Murdoch University, Perth 6150, WA, Australia
  2. Trace and Environmental DNA laboratory, Department of Environment and Agriculture, Curtin University, Perth 6845, WA, Australia
Investigative Genetics, 16 December 2014, DOI:10.1186/s13323-014-0016-5
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment