Tuesday, December 16, 2014

Percikan Kembang Api Seng Ketika Telur Bertemu Sperma

Penelitian - Kembang api zink ketika telur bertemu sperma, percikan secara harfiah jika merasa cocok. Pembuahan telur mamalia melepas kembang api dari miliaran permukaan atom seng.

Menggunakan teknologi mutakhir, para ilmuwan melihat pertama kali molekul kembang api dan menentukan asal percikan seng yaitu paket kecil kaya seng tepat di bawah permukaan telur.

Fluktuasi seng memainkan peran sentral regulasi biokimia yang memastikan transisi telur menjadi embrio sehat dan informasi kuantitatif yang belum pernah diketahui sebekumnya untuk metode fertilisasi in vitro.

Metode pencitraan sensitif memungkinkan para ilmuwan melihat dan menghitung atom seng individu dalam sel telur dan memvisualisasikan percikan gelombang seng dalam tiga dimensi.

"Jumlah seng dirilis telur menjadi penanda besar identifikasi telur berkualitas, sesuatu yang belum pernah kita lakukan," kata Teresa Woodruff, biolog Northwestern University di Evanston, Illinois.

"Jika kita dapat mengidentifikasi telur terbaik, kita hanya butuh sedikit embrio ditransfer selama terapi kesuburan. Temuan kami membantu bergerak menuju ke sana," kata Woodruff.

Laporan pertama pengukuran fisik kuantitatif lokalisasi seng dalam sel tunggal mamalia. Suite empat metode fisik menentukan berapa banyak seng di telur, di mana berada saat pembuahan dan dalam 2 jam setelahnya.



Quantitative mapping of zinc fluxes in the mammalian egg reveals the origin of fertilization-induced zinc sparks

Emily L. Que1 et al.
  1. The Chemistry of Life Processes Institute, Northwestern University, Evanston, Illinois 60208, USA
Nature Chemistry, 15 December 2014, DOI:10.1038/nchem.2133. Gambar dan video: Emily L. Que et al.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment