Saturday, December 13, 2014

Capung Plathemis lydia Prediksi Jalur Terbang Mangsa

LaporanPenelitian.com - Capung Ekor Putih (Plathemis lydia) antisipasi jalur mangsa. Untuk menangkap mangsa lincah, capung mengandalkan orientasi prediksi.

Serangga menggunakan seni seperti kiper Bayern Munich Manuel Neuer melihat ke mana arah bola akan pergi, tubuh dan tangan menyiapkan segala sesuatu untuk merebut dari udara.

Capung Ekor Putih (Plathemis lydia) terdidik keterampilan seni prediksi dan tidak membabi buta dengan menyalin setiap gerakan kemudi yang dilakukan mangsa mencakup lalat dan lebah.

"Capung melakukan perhitungan internal setiap bit serumit penari balet," kata Anthony Leonardo, entomolog Janelia Research Campus di Ashburn, Virginia.

Leonardo dan rekan menghabiskan beberapa tahun merancang sistem untuk melacak gerakan capung memotong mangsa. Menggunakan posisi setiap kilatan cahaya, tim dapat merekonstruksi jalur terbang.

Garis sumbu tubuh ke arah penerbangan mangsa, tapi mata tetap tegas pada mangsa. Bahkan jika tiba-tiba berubah kecepatan atau arah, mata cepat mengunci target sekali lagi dan reprediksi.

Setiap gerakan mangsa cocok persis dengan prediksi. Bahkan ketika mangsa berubah arah, capung akurat 70 persen. Gerak prediksi biasa pada mamalia, burung dan ikan, tapi belum pernah dilaporkan pada serangga.

"Mereka didorong representasi internal dan pengetahuan bahwa ia harus memutar tubuh dan garis penerbangan mangsa dalam cara tertentu," kata Leonardo.

Pergeseran orientasi menciptakan tantangan bagi predator, gerakan kepala terlalu cepat menggangu visual sehingga kepala harus bergeser agar mata tetap fokus target, meskipun tubuh sendiri berotasi.

"Gerakan mengamati begitu fine-tuned bahwa mereka menjaga mangsa tetap di garis bidik selama masa pengejaran. Capung mengumpulkan dua saluran informasi tentang mangsanya," kata Leonardo.



Internal models direct dragonfly interception steering

Matteo Mischiati1 et al.
  1. Janelia Research Campus, Howard Hughes Medical Institute; 19700 Helix Drive, Ashburn, Virginia 20147, USA
Nature, 10 December 2014, DOI: 10.1038/nature14045. Gambar: Bruce Marlin via Wikimedia Commons; Video: Matteo Mischiati et al
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment