Thursday, December 11, 2014

Teman Ringankan Stres Barbary Macaques (Macaca sylvanus)

LaporanPenelitian.com - Ikatan sosial membantu Monyet Barbary Macaques (Macaca sylvanus) jantan di Maroko meringankan efek buruk stres sehari-hari.

Biasanya primata jantan bersama laki-laki lain cenderung berkelahi memperebutkan perempuan. Tapi di antara Barbary laki-laki dengan ikatan sosial yang kuat memiliki hormon stres lebih rendah.

Ketika dipukul nasib dan tekanan keadaan yang sudah keterlaluan, kera jantan bertahan dengan sedikit bantuan dari rekan-rekan mereka. Konfrontasi dan bullying menjadi sedikit terobati.

Tim primatolog melaporan temuan baru harus didengar para istri bahwa setiap suami membutuhkan waktu untuk keluar malam atau sekedar minum bir bersama teman-temannya.

Tingkat hormon stres melambung ketika kera jantan bersama pasangan mereka atau anggota keluarga lainnya. Tapi ketika Monyet Barbary Macaques (Macaca sylvanus) nongkrong dalam kelompok laki-laki lain, mereka jauh lebih santai.

Bergurau dengan teman-teman juga saling menjaga, mungkin melakukan hal-hal dengan saling memperhatikan satu sama lain sambil memilih serangga dan kutu dari bulu masing-masing.

"Jika primata jantan hidup dalam kelompok multimale mereka biasanya bertarung sengit untuk akses perempuan," kata Christopher Young, primatolog Georg-August University Göttingen di Jerman.

"Tapi laki-laki dapat mengembangkan hubungan yang ramah dengan beberapa teman. Monyet laki-laki membentuk ikatan sosial mirip persahabatan manusia yang menyangga mereka menghadapi stres sehari-hari," kata Young.
Responses to social and environmental stress are attenuated by strong male bonds in wild macaques

Christopher Young1,2 et al.
  1. Primate Social Evolution Group, Courant Research Centre Evolution of Social Behaviour, Georg-August University, Göttingen 37077, Germany
  2. Applied Behavioural Ecology and Ecosystems Research Unit, University of South Africa, Florida 1710, South Africa
Proceedings of the National Academy of Sciences, 8 December 2014, DOI:10.1073/pnas.1411450111. Gambar: Karyn Sig via Wikimedia Commons.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment