Tuesday, December 9, 2014

Vaksin NDV-3 NovaDigm Therapeutics Cegah Staphylococcus aureus

www.LaporanPenelitian.com - Infeksi methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) semakin menghantui. Vaksin memberi janji cegah infeksi kulit resisten antibiotik.

Sulit diobati, MRSA tahan banyak antibiotik dan infeksi dapat kambuh. Sekarang para ilmuwan melaporkan harapan baru untuk desain mencegah infeksi yang disebabkan "superbug" MRSA.

Sebuah tim di Los Angeles Biomedical Research Institute melaporkan vaksin baru, NDV-3, menggunakan protein rekombinan Als3 yang memobilisasi sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi kulit MRSA.

Vaksin meningkatkan pertahanan kekebalan molekuler dan seluler kulit dalam menanggapi MRSA dan bakteri S. aureus lainnya dalam model eksperimental.

"Ini studi pertama efektivitas lintas vaksin rekombinan terhadap infeksi kulit MRSA," kata Michael Yeaman, biolog David Geffen School of Medicine di UCLA Los Angeles

"NDV-3 unik karena vaksin pertama efektif melawan infeksi Staphylococcus aureus dan jamur Candida albicans. NDV-3 merupakan pendekatan baru untuk desain vaksin," kata Yeaman.

Vaksin NDV-3 mengurangi keparahan dan perkembangan infeksi kulit dan mencegah invasi MRSA masuk ke jaringan yang lebih dalam. NDV-3 telah dilisensi oleh NovaDigm Therapeutics Inc.

S. aureus adalah penyebab utama infeksi melalui kulit dan menjadi pembunuh di seluruh dunia. Bakteri ini juga penyebab infeksi bedah atau trauma luka, lesi kulit diabetes, infeksi aliran darah dan pneumonia atau endokarditis.

"Sepertiga pasien yang didiagnosis dengan infeksi invasif S. aureus meninggal, terhitung kematian tahunan melebihi HIV, TBC dan virus hepatitis gabungan," kata Yeaman.

"Vaksin dapat mencegah atau mengurangi keparahan infeksi MRSA, sebuah menjadi kemajuan yang signifikan dalam merawat pasien dan kesehatan masyarakat," kata Yeaman.
Mechanisms of NDV-3 vaccine efficacy in MRSA skin versus invasive infection

Michael R. Yeaman1,2,3,4,5 et al.
  1. Department of Medicine, David Geffen School of Medicine at UCLA, Los Angeles, CA 90095;
  2. Divisions of Infectious Diseases and
  3. Molecular Medicine, Harbor–UCLA Medical Center, Torrance, CA 90502;
  4. St. John’s Cardiovascular Research Center, Los Angeles Biomedical Research Institute at Harbor–UCLA Medical Center, Torrance, CA 90502; and
  5. NovaDigm Therapeutics, Inc., Grand Forks, ND 58202
Proceedings of the National Academy of Sciences, 8 December 2014, DOI:10.1073/pnas.1415610111. Gambar: Janice Haney Carr via EOL.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment