Skip to main content

Belut Listrik (Electrophorus electricus) Bajak Saraf Mangsa

www.LaporanPenelitian.com - Belut listrik remote kontrol sistem saraf mangsa, predator memaksa ikan tersembunyi berkedut dan mengkhianati tempat persembunyiannya.

Belut Listrik Electrophorus electricus menjadi hacker jauh sebelum manusia melakukannya. Kejutan listrik dengan semburan tegangan tinggi memungkinkan belut mengontrol jarak jauh sistem saraf mangsa agar diam dan/atau membuat gerakan.

Pengambilalihan adalah melumpuhkan fisiologi mangsa dengan debit tegangan hingga 600 volt. Rentetan frekuensi tinggi menonaktifkan saraf ikan hingga jarak tertentu yang diakhiri serangan final.

Sinyal pulsa lain ditembakkan belut ketika informasi terbatas seperti di air keruh atau linggkungan berbatu di mana mangsa tersembunyi. Otot-otot ikan sengaja dibuat kejang dan memberi tahu tempat persembunyiannya.

"Ada kemungkinan tegangan rendah memiliki efek yang sama dalam evolusi. Belut mengindupsi blip kecil ke dalam neuron mangsa," kata Kenneth Catania, biolog Vanderbilt University di Nashville, Tennessee.



The shocking predatory strike of the electric eel

Kenneth Catania1
  1. Department of Biological Sciences, Vanderbilt University, VU Station B, Box 35-1634, Nashville, TN 37235, USA
Science, 5 December 2014, DOI:10.1126/science.1260807. Gambar dan video: Kenneth Catania

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…