Thursday, December 4, 2014

Rekor Deteksi Emisi Atom Gas Hidrogen Galaksi Jauh

LaporanPenelitian.com - Rekor jarak emisi atom hidrogen galaksi jauh, teleskop radio terbesar mendeteksi sinyal samar yang dipancarkan atom gas hidrogen galaksi 3 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Rekor sebelumnya jarak 500 juta tahun cahaya. Sebuah tim menggunakan teleskop radio diameter 305m Arecibo di Puerto Rico mengukur kandungan gas hidrogen hampir 40 galaksi pada jarak hingga 3 miliar tahun cahaya.

Populasi unik galaksi host pelabuhan besar gas hidrogen, bahan bakar pembentuk bintang baru seperti Matahari. Sistem kaya atom gas masing-masing berisi 20 hingga 80 miliar kali massa Matahari.

Galaksi yang jarang ditemui, tapi astronom percaya lebih sering terjadi di masa lalu ketika alam semesta masih muda. Sinyal tidak cuma lemah, objek hanya bisa muncul pada frekuensi radio.

"Atom gas hidrogen adalah bahan bakar dari mana bintang baru terbentuk," kata Barbara Catinella, astronom Swinburne University of Technology di Australia.

"Ini komponen penting jika kita ingin memahami perkembangan galaksi. Karena keterbatasan instrumen, para astronom masih kurang memahami," kata Catinella.

Mengukur sinyal atom hidrogen yang dipancarkan galaksi jauh adalah salah satu tujuan utama di balik proyek miliaran dolar Square Kilometer Array (SKA) seperti Australian SKA Pathfinder (ASKAP) yang sedang dalam pembangunan.

"Hasilnya melebihi harapan awal kami. Bukan hanya mendeteksi sinyal radio yang dipancarkan oleh galaksi jauh ketika alam semesta 3 miliar tahun lebih muda," kata Catinella.

"Reservoir gas ternyata besar, 10 kali massa hidrogen di Bima Sakti. Jumlah besar seperti bahan bakar yang memberi makan pembentukan bintang selama beberapa miliar tahun ke depan," kata Catinella.
HIGHz: A Survey of the Most HI-Massive Galaxies at z~0.2

Barbara Catinella, Luca Cortese

arXiv (Submitted on 28 Oct 2014), arXiv:1410.7464. Gambar: Sloan Digital Sky Survey
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment