Monday, December 1, 2014

Ternak Ayam Gallus di China 10 Ribu Tahun Lalu

www.LaporanPenelitian.com - China mungkin telah mendomestikasi ayam 10.000 tahun lalu, tulang di sejumlah lahan pertanian kuno memberi wawasan asal unggas favorit manusia.

Kalkun tak lebih dari pesta ayam, meskipun adorasi untuk burung rendah hati, kita belum dapat mengetahui di mana masyarakat kuno layak mendapat kredit untuk santapan goreng hadir di piring.

Beberapa ilmuwan termasuk Charles Darwin berpendapat jejak domestikasi ayam kembali ke Lembah Indus. Ilmuwan yang lain bersikeras budaya awal ternak ayam di China atau Asia Tenggara.

Sekarang tim internasional mengatakan di China utara situs domestikasi ayam paling awal di dunia berdasarkan sekuen gen tulang. Sebuah wilayah yang cukup kering dan suhu turun drastis ketika musim dingin.

Tapi ribuan tahun lalu cukup nyaman untuk hidup bagi ayam hutan. Para ilmuwan memulihkan 39 tulang yang diekstrak dari 3 situs di sepanjang Sungai Kuning dan 1 situs di China timur.

Meskipun pengujian hipotesis harus menunggu sampai para peneliti benar-benar berhasil mengungkap sisa-sisa temuan materi arkeologi budaya makan malam ayam dalam menu kuno.

Spesimen bersama arang dan tulang babi, anjing dan dalam satu kasus harimau dan buaya. Dating karbon memiliki rentang 2.300 sampai 10.500 tahun. Laporan sebelumnya berdasar sekuen ayam tertua maksimal 4.000 tahun.

Laporan baru juga membandingkan DNA mitokondria yang diekstrak dari tulang 1000 tahun di Spanyol, Hawaii, Pulau Easter dan Chile. Juga semua genetika kerabat ayam termasuk burung dan ayam hutan.

Ayam China anggota genus Gallus, setidaknya salah satu varietas asli yang menyebar ke seluruh dunia, sama seperti ayam hutan modern dan ayam peliharaan. Dating juga sekitar waktu yang sama domestikasi awal babi.

Masyarakat lain di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Amerika Selatan sibuk membudidaya ayam sendiri di sekitar waktu China utara. Bisa jadi ayam yang dipelihara di banyak tempat dan telah memperoleh genom tambal sulam.
Early Holocene chicken domestication in northern China

Hai Xiang1 et al.
  1. National Engineering Laboratory for Animal Breeding, Ministry of Agricultural Key Laboratory of Animal Genetics, Breeding, and Reproduction, College of Animal Science and Technology, China Agricultural University, Beijing 100193, China
Proceedings of the National Academy of Sciences, 24 November 2014, DOI:10.1073/pnas.1411882111. Gambar: woodley wonderworks via Wikimedia Commons
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment