Wednesday, December 3, 2014

Forensik Genetik Konfirmasi Status King Richard III

Laporan Penelitian - Tes genetik mengkonfirmasi kerangka King Richard III, DNA akhirnya berbicara bahwa tulang-tulang di bawah tempat parkir di Leicester, Inggris, adalah Raja Richard III.

Analisis genetik menunjukkan kerangka memiliki rambut pirang dan mata biru, deskripsi cocok potret raja abad ke-15. Perbandingan DNA mitokondri dengan sampel dari 2 keluarga hidup Richard III juga cocok sempurna.

Tapi tidak ada perbandingan kromosom Y di antara sisa-sisa kerangka dan 5 laki-laki yang dianggap kerabat raja berdasarkan silsilah. Laporan baru menjadi kasus forensik tertua yang pernah dipecahkan.

"Richard bisa disamakan dengan kasus orang hilang. Kebenaran bahwa ini adalah Richard adalah 99,999 persen," kata Turi King, genetikawan University of Leicester.

Bukti genetik meletakkan sengketa terhenti 527 tahun lalu tetapi muncul pertanyaan apakah beberapa raja termasuk Henry IV hingga Elizabeth I dan seluruh Dinasti Tudor memiliki legitimasi klaim takhta yang sah.

Tapi, Kevin Schurer, wakil rektor University of Leicester, mengatakan klaim takhta didasarkan pada lebih dari sekedar darah bangsawan dan juga pada hal-hal lain seperti kemenangan medan perang dan pernikahan kerajaan.

"Kami tidak dalam cara apapun yang menunjukkan bahwa Her Majesty Elizabeth II tidak boleh bertakhta," kata Schurer.

Laporan baru juga pertama kalinya bukti ilmiah mempertanyakan garis suksesi kerajaan abad pertengahan. Para ilmuwan mengatakan sejarah dipenuhi dengan klaim dan kontra-klaim legitimasi kekuasaan.

"Ketika Richard naik takhta, katanya saudaranya Edward seharusnya tidak pernah jadi raja karena ia tidak sah," kata Steven Gunn, historian Oxford University.

Siapa pun tidak akan pernah mempelajari kebenaran di balik rumor yang paling buruk tentang Richard bahwa seseorang membunuh keponakannya yang masih muda untuk mengenggam mahkota.

"Ini membuka diskusi anumerta baru tentang warisan Richard. Dia telah dimispersepsi sebagai raja scoliosis," kata Gunn.



Identification of the remains of King Richard III

Turi E. King1,2 et al.
  1. Department of Genetics, University of Leicester, Leicester LE1 7RH, UK
  2. School of Archaeology and Ancient History, University of Leicester, Leicester LE1 7RH, UK
Nature Communications, 02 December 2014, DOI:10.1038/ncomms6631. Gambar: Univ. of Leicester
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment