Langsung ke konten utama

Dua Partikel Baryon Baru Ditemukan di LHC beauty

Laporan Penelitian - Dua partikel baryon baru ditemukan di akselerator partikel paling kuat di dunia Large Hadron Collider (LHC). Tim eksperimen LHC beauty mengidentifikasi partikel Ξb’- dan Ξb*-.

Penampakan Ξb’- dan Ξb*- di antara banjir pecahan peluru subatomik dihasilkan ketika proton bertabrakan, partikel masing-masing berisi tiga komponen dasar materi yang disebut quark.

Sifat partikel cocok dengan prediksi quantum chromodynamics (QCD), sebuah teori yang menentukan bagaimana quark berinteraksi. Baryon baru terbuat dari 3 quark terikat bersama oleh gaya kuat.

"Ini hasil sangat menarik. Temuan LHCb adalah unik di antara eksperimen LHC, kami mampu memisahkan sinyal sangat bersih dan kuat dari latar belakang. Sekali lagi ini kepekaan dan ketepatan detektor LHCb," kata Steven Blusk, fisikawan Syracuse University di New York.

Alam berbaik hati dan memberi 2 partikel untuk harga satu-satu. Ξb'- sangat dekat dalam massa dengan jumlah produk peluruhan. Tim LHCb membuat tes ketat model nonperturbative Quantum Chromodynamics (QCD).
Observation of two new Ξ−b baryon resonances

LHCb collaboration

arXiv (Submitted on 18 Nov 2014), arXiv:1411.4849

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…