Skip to main content

Perang Benar-Benar Membentuk Persaudaraan Veteran

LaporanPenelitian.com - Perang benar-benar menciptakan saudara sejak William Shakespeare menemukan kata "band of brothers" untuk ikatan mendalam antar laki-laki yang berjuang bersama dalam perang.

Ikatan emosi veteran benar-benar sedalam persaudaraan, bahkan jika mereka bukan kerabat. Fusi identitas mungkin penting dalam evolusi manusia yang memungkinkan beberapa individu yang tidak terkait bekerja sama di masa mengerikan.

Orang-orang yang mengangkat senjata dalam revolusi Libya tahun 2011 membentuk ikatan tepat setelah perang berakhir. Beberapa pejuang tempur, sementara yang lain non-tempur.

Kekeluargaan 179 orang dari 4 batalyon pejuang, sekitar 45 persen dari pejuang tempur lebih dekat satu sama lain sebagai saudara bahkan dibanding dengan keluarga sendiri.
Brothers in arms: Libyan revolutionaries bond like family

Harvey Whitehouse1,2 et al.
  1. Institute of Cognitive and Evolutionary Anthropology, University of Oxford, Oxford, United Kingdom OX2 6PN; and
  2. Department of Psychology, University of Texas at Austin, Austin, TX 78712
Proceedings of the National Academy of Sciences, 10 November 2014, DOI:10.1073/pnas.1416284111

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…