Tuesday, November 11, 2014

Gen Bercerita Domestikasi Kucing Liar Jadi Jinak

LaporanPenelitian.com - Gen menceritakan kisah domestikasi kucing rumah, variasi DNA membedakan bagaimana kucing liar mendesis menjadi kitty pendengkur.

Lima gen terlibat dalam perkembangan embrio berbeda antara kucing liar dan kucing rumah terkait migrasi sel pial neural yang mempengaruhi segala sesuatu mulai bentuk tengkorak hingga warna bulu.

Nenek moyang langsung kucing jinak adalah kucing liar Timur Tengah paling lambat sejak 10.000 tahun domestikasi. Genom kucing jinak tidak mengalami tekanan keras evolusi dibandingkan domestikasi anjing.

"Kucing tidak dipilih untuk tujuan keras. Mereka hanya diminta nongkrong di sofa," kata William Murphy, genetikawan Texas A&M University di College Station.

Setidaknya perubahan 13 gen membuat kucing rumah menjadi ramah dengan peran kognisi dan perilaku, termasuk tanggapan rasa takut dan kemampuan memori untuk belajar perilaku baru ketika diberi imbalan makanan.

Kucing pertama kali memasuki masyarakat manusia sekitar 9500 tahun lalu tak lama setelah fajar pertanian di Timur Tengah untuk mengusir tikus yang merampok gudang-gudang gandum.

"Cocok tentang domestikasi kucing. Karena mereka menjelajahi lokasi baru dan janji makanan membuat mereka menempel lingkungan," kata Michael Montague, biolog Washington University School of Medicine di St. Louis.
Comparative analysis of the domestic cat genome reveals genetic signatures underlying feline biology and domestication

Michael J. Montague1 et al.
  1. The Genome Institute, Washington University School of Medicine, St. Louis, MO 63108
Proceedings of the National Academy of Sciences, Jurnal, Tanggal, DOI:10.1073/pnas.1410083111
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment