Thursday, November 6, 2014

Merger Awan Gas G2 Misteri Di Pusat Bima Sakti

www.LaporanPenelitian.com - Misteri obyek aneh di pusat galaksi Bima Sakti sedikit terbuka bahwa hantu merah di jantung galaksi adalah merger sepasang bintang biner dan lolos dari maut.

Sejak tahun 2002 para astronom terkesima benda aneh di pusat Bima Sakti yang dipercaya sebagai perjalanan awan gas menuju lubang hitam supermasif Sagitarius A* (Sgr A*) di pusat galaksi.

G2 terletak 26.000 tahun cahaya dari Matahari dan memiliki massa hanya sekitar 3 kali Bumi. Pada tahun 2009 astronom meramal G2 harus benar-benar hancur awal tahun 2014 pada jarak 3 ribu kali radius horizon lubang hitam.

"Tapi G2 selamat dan terus bahagia di orbitnya. Awan gas sederhana tidak akan melakukan itu," kata Andrea Ghez, astronom University of California Los Angeles.

"Ini hanya salah satu kelas bintang dimana gravitasi lubang hitam mendorong bintang biner bergabung jadi satu. Ketika dua bintang merger di dekat lubang hitam, mereka mengembang lebih dari 1 juta tahun sebelum bubar," kata Ghez.

G2 sedang mengalami 'spaghetti-fikasi'. Fenomena umum di dekat lubang hitam di mana benda besar menjadi memanjang, sementara gas di permukaan menciptakan awan besar menyelimuti sebagian besar bintang masif.

"Kita beranjak memahami fisika lubang hitam dengan cara yang belum pernah mungkin dilakukan sebelumnya," kata Ghez.
Detection of Galactic Center source G2 at 3.8 μm during periapse passage

Gunther Witzel, Andrea M. Ghez, Mark R. Morris, Breann N. Sitarski, Anna Boehle, Smadar Naoz, Randall Campbell, Eric E. Becklin, Gabriela Canalizo, Samantha Chappell, Tuan Do, Jessica R. Lu, Keith Matthews, Leo Meyer, Alan Stockton, Peter Wizinowich, Sylvana Yelda

arXiv, (last revised 15 Oct 2014), arXiv:1410.1884, Gambar: Andrea Ghez, Gunther Witzel/UCLA Galactic Center Group/W. M. Keck Observatory
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment