Skip to main content

Merger Awan Gas G2 Misteri Di Pusat Bima Sakti

www.LaporanPenelitian.com - Misteri obyek aneh di pusat galaksi Bima Sakti sedikit terbuka bahwa hantu merah di jantung galaksi adalah merger sepasang bintang biner dan lolos dari maut.

Sejak tahun 2002 para astronom terkesima benda aneh di pusat Bima Sakti yang dipercaya sebagai perjalanan awan gas menuju lubang hitam supermasif Sagitarius A* (Sgr A*) di pusat galaksi.

G2 terletak 26.000 tahun cahaya dari Matahari dan memiliki massa hanya sekitar 3 kali Bumi. Pada tahun 2009 astronom meramal G2 harus benar-benar hancur awal tahun 2014 pada jarak 3 ribu kali radius horizon lubang hitam.

"Tapi G2 selamat dan terus bahagia di orbitnya. Awan gas sederhana tidak akan melakukan itu," kata Andrea Ghez, astronom University of California Los Angeles.

"Ini hanya salah satu kelas bintang dimana gravitasi lubang hitam mendorong bintang biner bergabung jadi satu. Ketika dua bintang merger di dekat lubang hitam, mereka mengembang lebih dari 1 juta tahun sebelum bubar," kata Ghez.

G2 sedang mengalami 'spaghetti-fikasi'. Fenomena umum di dekat lubang hitam di mana benda besar menjadi memanjang, sementara gas di permukaan menciptakan awan besar menyelimuti sebagian besar bintang masif.

"Kita beranjak memahami fisika lubang hitam dengan cara yang belum pernah mungkin dilakukan sebelumnya," kata Ghez.
Detection of Galactic Center source G2 at 3.8 μm during periapse passage

Gunther Witzel, Andrea M. Ghez, Mark R. Morris, Breann N. Sitarski, Anna Boehle, Smadar Naoz, Randall Campbell, Eric E. Becklin, Gabriela Canalizo, Samantha Chappell, Tuan Do, Jessica R. Lu, Keith Matthews, Leo Meyer, Alan Stockton, Peter Wizinowich, Sylvana Yelda

arXiv, (last revised 15 Oct 2014), arXiv:1410.1884, Gambar: Andrea Ghez, Gunther Witzel/UCLA Galactic Center Group/W. M. Keck Observatory

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…