Skip to main content

Ebola dan Marburg Mengedit Materi Genetik Sendiri

Laporan Penelitian - Ketika menyerang sel host, virus Ebola mengedit materi genetik sendiri dengan menambahkan blok bangunan RNA ekstra. Perubahan ini memproduksi protein baru yang belum dijelaskan ilmuwan.

Selama fase infeksi, Filoviruses seperti Ebola dan Marburg menyunting materi genetik untuk menyerang sel host. Peneliti menyelidiki replikasi filovirus dan transkripsi siklus hidup.

Keluarga virus Ebola bertanggung jawab terhadap wabah di Afrika Barat dan virus Marburg menyebabkan wabah besar di Angola pada tahun 2005 dan baru-baru ini muncul di Uganda.

Para ilmuwan menginfeksi monyet dan lini sel manusia dengan Ebola dan Marburg. Ketika RNA virus gagap di lokasi tertentu, mereka menambahkan nukleotida tambahan sehingga menghasilkan RNA baru.

"Virus Ebola adalah membuat bentuk protein yang belum terdeskripsikan," kata Reed Shabman, mikrobiolog Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York.
Deep Sequencing Identifies Noncanonical Editing of Ebola and Marburg Virus RNAs in Infected Cells

Reed S. Shabman1,2 et al.
  1. Department of Microbiology, Icahn School of Medicine at Mount Sinai, New York, New York, USA
  2. Virology Group, J. Craig Venter Institute, Rockville, Maryland, USA
mBio, 4 November 2014, DOI:10.1128/mBio.02011-14

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…