Wednesday, November 5, 2014

Modifikasi Virus Pseudorabies Untuk Memeta Otak

www.LaporanPenelitian.com - Optimalisasi otak-komputer interfase salah satu teknologi paling fantastis hari ini. Tapi hanya bisa diwujudkan di bawah peta dinamis akurat aktivitas otak dan koneksi saraf.

Di antara ide paling menggiurkan adalah "Kording-Church DNA tickertapes" yang didasarkan pada modifikasi DNA polimerase untuk merekam dan "Zador neural barcodes" yang didasarkan pada midifikasi virus untuk merekam koneksi.

Ketika kedua konsep ini pertama kali dijelaskan beberapa tahun yang lalu maka kegembiraan awal meletup atas metode baru untuk memecahkan realitas kompleksitas yang selama ini sulit dilakukan.

Tapi mendapatkan virus untuk koneksi saraf tampaknya seperti impian ketika harus mengangkut mereka ke lokasi yang diinginkan dan mengekspresikan protein yang diinginkan tanpa merusak sel.

Sekarang Anthony Zador, biolog Cold Spring Harbor Laboratory di NY, dan tim mengambil langkah besar konstruksi virus menggunakan ekspresi gen yang ditargetkan untuk memetakan sirkuit saraf.

Zador memodifikasi virus Pseudorabies (PRV) yang secara efisien menavigasi tag sistem saraf dan genetik neuron. Sel-sel kekebalan bawaan dari otak (mikroglia) umumnya tidak berdaya terhadap virus yang tersimpan di dalam sel.

Vektor PRV memiliki beberapa keuntungan dibanding vektor virus potensial lainnya. Salah satu sepupu dari virus PSV yaitu mutan virus HSV-1 telah berhasil digunakan untuk target populasi neuron tertentu.
Long-term Cre-mediated retrograde tagging of neurons using a novel recombinant pseudorabies virus

Hassana K. Oyibo1,2 et al.
  1. Watson School of Biological Sciences, Cold Spring Harbor Laboratory, Cold Spring Harbor, NY, USA
  2. Friedrich Miescher Institute for Biomedical Research, Basel, Switzerland
Frontiers in Neuroanatomy, 03 September 2014, DOI:10.3389/fnana.2014.00086, Gambar: Allen Brain Atlas
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment