Skip to main content

Modifikasi Virus Pseudorabies Untuk Memeta Otak

www.LaporanPenelitian.com - Optimalisasi otak-komputer interfase salah satu teknologi paling fantastis hari ini. Tapi hanya bisa diwujudkan di bawah peta dinamis akurat aktivitas otak dan koneksi saraf.

Di antara ide paling menggiurkan adalah "Kording-Church DNA tickertapes" yang didasarkan pada modifikasi DNA polimerase untuk merekam dan "Zador neural barcodes" yang didasarkan pada midifikasi virus untuk merekam koneksi.

Ketika kedua konsep ini pertama kali dijelaskan beberapa tahun yang lalu maka kegembiraan awal meletup atas metode baru untuk memecahkan realitas kompleksitas yang selama ini sulit dilakukan.

Tapi mendapatkan virus untuk koneksi saraf tampaknya seperti impian ketika harus mengangkut mereka ke lokasi yang diinginkan dan mengekspresikan protein yang diinginkan tanpa merusak sel.

Sekarang Anthony Zador, biolog Cold Spring Harbor Laboratory di NY, dan tim mengambil langkah besar konstruksi virus menggunakan ekspresi gen yang ditargetkan untuk memetakan sirkuit saraf.

Zador memodifikasi virus Pseudorabies (PRV) yang secara efisien menavigasi tag sistem saraf dan genetik neuron. Sel-sel kekebalan bawaan dari otak (mikroglia) umumnya tidak berdaya terhadap virus yang tersimpan di dalam sel.

Vektor PRV memiliki beberapa keuntungan dibanding vektor virus potensial lainnya. Salah satu sepupu dari virus PSV yaitu mutan virus HSV-1 telah berhasil digunakan untuk target populasi neuron tertentu.
Long-term Cre-mediated retrograde tagging of neurons using a novel recombinant pseudorabies virus

Hassana K. Oyibo1,2 et al.
  1. Watson School of Biological Sciences, Cold Spring Harbor Laboratory, Cold Spring Harbor, NY, USA
  2. Friedrich Miescher Institute for Biomedical Research, Basel, Switzerland
Frontiers in Neuroanatomy, 03 September 2014, DOI:10.3389/fnana.2014.00086, Gambar: Allen Brain Atlas

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…