Wednesday, November 5, 2014

Kicau Burung Sama Dengan Skala Musik Manusia

Laporan Penelitian - Burung Pertapa Sariawan (Catharus guttatus) dan manusia berbagi dasar-dasar musik yang menawarkan konvensi teori musik mungkin memiliki dasar biologis yang sama.

Kicau burung yang indah dijelaskan matematika mendasari skala musik yang sama pada manusia. Dalam lagu yang agak melankolis, Burung Pertapa Sariawan (Catharus guttatus) Amerika Utara mencampur string.

Model statistik menunjukkan melodi mirip seri harmonik yaitu pitch notasi mengikuti distribusi matematika yang dikenal sebagai kelipatan bilangan bulat. Satu oktaf adalah dua kali lipat frekuensi dan seterusnya.

Akord mayor di seluruh kebudayaan manusia cenderung menemukan nada paling menyenangkan untuk didengarkan. Tecumseh Fitch, biolog University of Vienna di Austria, dan rekan mengisolasi frekuensi tiap notasi dan hubungan antar pitch tiap lagu.

Musik manusia tidak semata-mata diatur oleh praktek-praktek budaya, tetapi juga akar biologis. Kesamaan membakar spekulasi prinsip-prinsip musik mencerminkan sesuatu bawaan bagaimana otak merasakan atau mengingat suara.



Overtone-based pitch selection in hermit thrush song: Unexpected convergence with scale construction in human music

Emily L. Doolittle1 et al.
  1. Department of Music, Cornish College of the Arts, Seattle, WA 98121
Proceedings of the National Academy of Sciences, 3 November 2014, DOI:10.1073/pnas.1406023111, Gambar: Don Loarie; Video: Matt MacGillivray via Wikimedia Commons (gambar) dan Emily L. Doolittle et al. (suara)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment