Tuesday, November 4, 2014

Cahaya Hantu Cluster Galaksi Pandora aka Abell 2744

LaporanPeneliitan.com - Hubble melihat cahaya hantu dari galaksi mati. Samar-samar cahaya bintang dikeluarkan dari gravitasi galaksi kuno beberapa miliar tahun lalu.

Kekacauan terjadi 4 miliar tahun cahaya dari Bumi dalam koleksi besar hampir 500 Cluster Galaksi Pandora aka Abell 2744. Bintang tersebar dan tak lagi terikat ke salah satu galaksi. Mereka melayang bebas di antara galaksi dalam cluster.

Abell 2744 bermasa 4 triliun kali Matahari. Kluster sangat besar dimana gravitasi mengalihkan setiap cahaya, memperbesar dan mendistorsi cahaya sebagai fenomena disebut gravitational lensing.

Astronom menggunakan NASA's Hubble Space Telescope mengamati cahaya dari bintang-bintang yatim. Sebuah kumpulam bukti forensik 6 galaksi tercabik-cabik dalam cluster meregang 6 miliar tahun.

Galaksi ditakdirkan terpisah seperti gula-gula yang jatuh ke pusat gugusan galaksi dalam gaya pasang surut kuat gravitasi. Para astronom telah lama berhipotesis cahaya bintang-bintang harus terdeteksi setelah galaksi tercerai berai.

"Data Hubble mengungkap cahaya hantu merupakan langkah penting memahami evolusi kluster galaksi," kata Ignacio Trujillo, astronom Instituto de Astrofísica de Canarias (IAC) di Santa Cruz de Tenerife, Spanyol.

Gabungan emisi cahaya 200 miliar bintang menyumbang 10 persen kecerahan cluster. Karena bintang-bintang sangat samar maka observasi hanya bisa dicapai dengan sensitivitas panjang gelombang inframerah Hubble.

Bintang-bintang samar kaya unsur lebih berat seperti oksigen, karbon dan nitrogen bahwa bintang-bintang yang tersebar harus bintang generasi ketiga atau kedua yang diperkaya unsur-unsur bintang generasi pertama alam semesta.
Intra-Cluster Light at the Frontier: Abell 2744

Mireia Montes, Ignacio Trujillo

arXiv (last revised 26 Aug 2014), arXiv:1405.2070, Gambar: NASA, ESA, M. Montes (IAC), J. Lotz, M. Mountain, A. Koekemoer, the HFF Team (STScI) and Z. Levay (STScI).
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment