Tuesday, November 4, 2014

Matematikawan Selesaikan 30 Tahun Debat Resonansi

www.LaporanPenelitian.com - Matematikawan menyelesaikan 30 tahun perdebatan resonansi ketika pada awal 1980-an dua tim menentukan lokasi frekuensi di mana atom dan molekul berosilasi.

Rittby et al. (1981) dan Korsch et al. (1982) masing-masing menggunakan metode berbeda datang dengan lokasi berbeda. Penyelesaian sengketa sangat sulit karena fakta bahwa metode prediksi hanya memberi perkiraan.

Bahkan pada saat itu tidak ada cara untuk menemukan resonansi dengan kepastian mutlak. Kontroversi tidak pernah tenang selama 30 tahun terakhir. Berbagai eksperimen dan replikasi dilakukan para fisikawan.

Sekarang matematikawan menyajikan metode pertama kalinya menemukan resonansi dengan kepastian mutlak dan akurasi tinggi. Metode juga bisa menunjukkan aproksimasi kedua kelompok di era 80-an secara akurat.

Metode aritmatika interval daripada angka memungkinkan setiap langkah komputasi dengan kepastian mutlak. Menariknya, aritmatika ini telah digunakan di berbagai bidang termasuk navigasi robot, probe antar planet dan akselerator partikel.

"Resonansi ada mana-mana dalam fisika, misalnya, mekanika, akustik dan sirkuit listrik. Dalam fisika atom, resonansi terkait status metastabil dari sebuah sistem," kata Marco Marletta, matematikawan Cardiff University di Inggris.
Guaranteed resonance enclosures and exclosures for atoms and molecules

Sabine Bögli1 et al.
  1. Mathematisches Institut, Universität Bern, Alpeneggstrasse 22, 3012 Bern, Switzerland
Proceedings of The Royal Society A, 1 October 2014, DOI:10.1098/rspa.2014.0488
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment