Langsung ke konten utama

Burung Otis tarda Makan Racun Untuk Pikat Wanita

LaporanPenelitian.com - Remaja dan para cowok aLay menengak minum beralkohol sampai mabuk untuk menarik perhatian para gadis. Dunia remaja yang gagah dan pemberani.

Sekarang burung jantan sengaja mengkonsumsi racun untuk menarik perhatian betina. Ketika musim kawin, Bustards Besar (Otis tarda) makan spesies tertentu kumbang beracun untuk membuktikan seberapa tangguh dan sehat.

Para ilmuwan menemukan bukan hanya keberanian. Racun kumbang juga membunuh parasit yang hidup di lubang reproduksi burung disebut kloaka yang kemudian ketat diperiksa oleh perempuan.

Bulu putih jantan membuat pemeriksaan lebih mudah karena lubang gelap tampak menonjol dibanding bulu cerah. Jika perempuan menganggap parasit cukup minimal maka pasangan berlanjut kawin.

Oh asmara.... dunia nekat yang gagah dan berani. Cinta bersemi dari kloaka yang bersih dari jamur lalu turun ke hati. Terima kasih kumbang racun.
Males of a Strongly Polygynous Species Consume More Poisonous Food than Females

Carolina Bravo1 et al.
  1. Department of Evolutionary Ecology, Museo Nacional de Ciencias Naturales, CSIC, Madrid, Madrid, Spain
PLoS ONE, 22 October 2014, DOI:10.1371/journal.pone.0111057, Gambar: Franz Kovacs

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…