Friday, October 31, 2014

Gelombang Kejut Supernova Membusur Lintas Langit

LaporanPenelitian.com - Busur bercahaya yang menghantui langit mungkin dari perluasan gelombang kejut supernova yang menekan di atas Tata Surya.

Tak terlihat pada panjang gelombang optik, tapi garis-garis raksasa di langit muncul dalam gelombang radio, sinar-X atau sinar gamma. Dijuluki "loop radio" yang membuat binggung astronom sejak ditemukan pada tahun 1950-an.

Selubung adalah tepi luar gelembung yang terisi hidrogen dengan pusat terletak sekitar 400 tahun cahaya dari Bumi. Gelembung berumur muda dari bintang-bintang besar di pusat.

"Idenya adalah sebuah shell memperluas gas yang didukung sejumlah ledakan supernova," kata Matias Vidal, astronom University of Manchester di UK.

Ketika selubung mengembang oleh ledakan supernova dan angin dari bintang-bintang di dalam gelembung mengkompresi garis-garis medan magnet galaksi seperti gerakan riak.

Pemadatan seiring peningkatan gelembung di tepi luar meningkatkan kekuatan medan magnet lokal, memaksa elektron dan partikel bermuatan lainnya di sepanjang spiral.

Partikel-partikel spiral meludahkan radiasi elektromagnetik, tanda tangan terpolarisasi memproduksi loop radio bercahaya. Filamen yang paling menonjol di mana gaung tumbuh tertekan menjadi debu ambien dan gas partikel galaksi.

Vidal dan rekan melihat cahaya terpolarisasi menggunakan probe WMAP NASA yang mengamati cahaya tertua di alam semesta antara 2001 dan 2010. Mereka menemukan 5 loop baru dan 6 loop yang sudah diketahui.
Polarised radio filaments outside the Galactic plane

M. Vidal, C. Dickinson, R. D. Davies, J. P. Leahy

arXiv (Submitted on 16 Oct 2014), arXiv:1410.4438, Gambar: M. Vidal et al.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment