Friday, October 31, 2014

Pria Proaktif Pasangan Memiliki Kualitas Sperma Rendah

Laporan Penelitian - Menjaga pacar terkait kualitas sperma pada manusia, pria yang proaktif kepada pasangan seperti selalu berdekatan dengan istri atau pacar di sebuah pesta cenderung memiliki sperma berkualitas rendah.

Laki-laki yang kurang melakukan penjagaan kepada pasangan memiliki konsentrasi sperma yang lebih besar, persentase motil lebih tinggi, berenang lebih cepat dan bergerak ke segala arah.

Perilaku penjagaan pasangan pada manusia cukup luas dan dapat mencakup perilaku fisik apa saja seperti bersusah payah membela mitra untuk sekedar memberi bunga, perhiasan atau cincin pertunangan.

Burung dan ikan yang lebih banyak melakukan penjagaan pasangan memiliki kualitas sperma lebih rendah, tapi laporan baru adalah yang pertama meneliti keterkaitan perilaku dan kualitas sperma pada manusia.

"Tidak pernah meninggalkan gadis di sebuah pesta atau mengamati pria lain yang melihat pacar Anda atau serangan fisik kepada orang lain yang menggangu pacar," kata Samantha Leivers, evolusionis University of Western Australia.

Tidak jelas apakah kualitas sperma adalah plastis atau statis ketika datang untuk menjaga perkawinan. Orang-orang yang tidak mampu menjaga perkawinan karena keadaan seperti hubungan jarak jauh mungkin bersifat plastis.

"Ketika tidak bisa berdekatan, sperma lebih berkualitas. Begitu dia bisa memulai melakukan penjagaan lebih, mungkin kualitas sperma akan menurun," kata Leivers.

"Ide lain hal ini benar-benar statis bahwa pria yang secara alami memiliki kualitas sperma lebih rendah pada dasarnya meningkatkan peluang untuk menjadi suami yang baik melalui penjagaan pasangan," kata Leivers.
Sperm Competition in Humans: Mate Guarding Behavior Negatively Correlates with Ejaculate Quality

Samantha Leivers1,2 et al.
  1. Centre for Evolutionary Biology & School of Animal Biology, University of Western Australia, Crawley, Australia
  2. ARC Centre of Excellence in Cognition and its Disorders, School of Psychology, University of Western Australia, Crawley, Australia
PLoS ONE, 24 September 2014, DOI:10.1371/journal.pone.0108099
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment