Skip to main content

Partikel Baru Membantu Memahami Lem Subatomik

Laporan Penelitian - Dunia hantu bernama D*s3 (2860)ˉ adalah partikel yang belum pernah terlihat sebelumnya dan baru-baru ini muncul dari detektor LHCb (beauty) di Large Hadron Collider.

Partikel baru bisa membantu fisikawan memahami lem subatomik. Deteksi memungkinkan penyelidikan kekuatan terkuat di alam semesta. Partikel 3 kali lebih besar dan kuat dari proton membuka jendela kekuatan yang memegang inti atom bersama-sama.

Seperti proton dan neutron, D*s3 (2860)ˉ terdiri dari unit dasar materi quark. Tapi partikel baru 2 komponen quark yaitu quark aneh dan mitra antimateri quark pesona lebih berat dibanding kebanyakan partikel lain. Target ideal memahami gaya nuklir kuat yang mengikat 2 quark.

Meskipun kekuatan luar biasa dibandingkan dengan 3 kekuatan alam semesta lain yaitu nuklir lemah, elektromagnetik dan gravitasi, gaya nuklir kuat selama ini sangat sulit dibahami karena memiliki umur sangat pendek.
Observation of Overlapping Spin-1 and Spin-3 D¯0K− Resonances at Mass 2.86  GeV/c2

R. Aaij1 et al.
  1. Nikhef National Institute for Subatomic Physics, Amsterdam, The Netherlands
Physical Review Letters, 14 October 2014, DOI:10.1103/PhysRevLett.113.162001

Dalitz plot analysis of B0s→D¯0K−π+ decays

R. Aaij1 et al.
  1. Nikhef National Institute for Subatomic Physics, Amsterdam, The Netherlands
Physical Review D, 14 October 2014, DOI:10.1103/PhysRevD.90.072003

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…