Skip to main content

Gen Detoxikasi Lalat Rumah Musca domestica

www.LaporanPenelitian.com - Gen detox dalam genom lalat rumah. Sebuah tim menyelesaikan sekuen seluruh genom Lalat Rumah (Musca domestica) dan memberi wawasan mereka apa yang membuat lalat kebal patogen.

Sekuensing genom Lalat Rumah (Musca domestica) dan membandingkannya dengan genom Lalat Buah (Drosophila melanogaster) mengungkap hampir 160 komponen genetik ekstra pada Lalat Rumah merespon detoxikasi.

Lalat Rumah membawa begitu banyak patogen karena memakan limbah cair atau semi-cair. Mereka mendarat di tempat kotor lebih dari beberapa detik tapi mereka tidak terinfeksi oleh gaya hidup kotor ini.

M. domestica memiliki saham lebih luas sinyal kimia dan protein untuk bau dan rasa. Sebanyak 691 juta base pairs memiliki efek insektisida anti-bahan infeksius yang mengandung bakteri, virus dan parasit. Gen kekebalan tubuh juga lebih beragam.
Genome of the house fly, Musca domestica L., a global vector of diseases with adaptations to a septic environment

Jeffrey G Scott1 et al.
  1. Department of Entomology, Comstock Hall, Cornell University, Ithaca 14853, NY, US
Genome Biology, 14 October 2014, DOI:10.1186/s13059-014-0466-3
Gambar: JJ Harrison/Wikimedia Commons

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…