Tuesday, October 7, 2014

Kupu-Kupu Pierella luna Untuk Trik Anti Pemalsuan

LaporanPenelitian.com - Kupu-kupu menginspirasi materi pencegahan pemalsuan. Material dirancang untuk meniru patch warna-warni unik di sayap kupu-kupu dapat membantu mencegah pemalsuan.

Sayap serangga sangat elegan sehingga banyak menginsipirasi ilmuwan untuk berbagai aplikasi. Fitur Kupu-Kupu Morpho (Morpho didius) membuat permukaan kedap air dan Sayap Capung Psaltoda claripennis sebagai anti patogen.

Material 'fotonik' mempengaruhi cahaya yang jatuh di atasnya berkembang dari rasa ingin tahu. Para peneliti tertarik pada laporan pada 2010 tentang warna pelangi di sepetak forewings dari sebaliknya dowdy Kupu-kupu Pierella luna laki-laki.

Warna-warna dihasilkan oleh striation pada skala sayap yang bertindak sebagai kisi difraksi, memecah cahaya putih menjadi warna-warna penyusunnya. Hasilnya adalah patch warna-warni bervariasi tergantung pada sudut pandang seperti warna terlihat ketika CD miring.

"Ini trik geometri, dibandingkan dengan difraksi kisi normal sangat mengejutkan bahwa warna bukan apa yang Anda harapkan," kata Grant England, teknolog Harvard University.

Patch warna aneh dan kedipan hanya dapat dilihat di bawah mikroskop elektron. Cahaya tidak makin merah ketika sudut makin besar, tapi semakin biru terang muncul. Pola difraksi terjadi karena perimbangan 90 derajat bahwa kisi sebenarnya tegak lurus sayap.

"Ada sejumlah organisme menggunakan beberapa jenis difraksi untuk penampilan berwarna-warni, tetapi tidak satupun menggunakan pendekatan seperti kupu-kupu," kata Mathias Kolle, teknolog Massachusetts Institute of Technology.

"Ketika memulai proyek ini kami hanya senang bahwa alam bisa datang dengan trik keren ini. Tapi sekarang kita berpikir membangun sesuatu yang memiliki kapasitas layar unik," kata Kolle.

Menempatkan materi patch ke permukaan dokumen penting atau uang kertas bisa membuat sangat sulit untuk dipalsu. Sebuah ide untuk menggantikan hologram yang digunakan saat ini. Materi menghasilkan patch kompleks khas permainan warna.

Selain itu materi mungkin memiliki potensi aplikasi dalam meningkatkan efisiensi sel surya dan dioda pemancar cahaya (LED), tetapi gagasan-gagasan ini masih perlu banyak diuji.
Bioinspired micrograting arrays mimicking the reverse color diffraction elements evolved by the butterfly Pierella luna

Grant England1 et al.
  1. School of Engineering and Applied Sciences, Harvard University, Cambridge, MA 02138
Proceedings of the National Academy of Sciences, October 6, 2014
DOI:10.1073/pnas.1412240111
Gambar: Wikimedia Commons
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment