Langsung ke konten utama

Regim Kombinasi Genetik Membentuk Prestasi di Sekolah

www.LaporanPenelitian.com - Gen tak hanya mempengaruhi IQ. Jika Anda memiliki nilai tinggi dan nilai ujian sempurna di sekolah, Anda mungkin melakukannya dengan ciri-ciri di atas kecerdasan belaka.

Laporan baru lebih dari 13.306 kembar pada umur 16 tahun menemukan prestasi akademik dipengaruhi gen yang terkait motivasi, kepribadian, kepercayaan diri dan puluhan sifat-sifat lainnya selain yang membentuk kecerdasan.

Para peneliti sebelumnya telah mengidentifikasi gen-gen tertentu yang berperan terhadap IQ dan bahkan kinerja sekolah dikendalikan faktor genetik. Tapi belum jelas apakah gen yang sama juga mempengaruhi nilai dan skor tes akademik.

"Penelitian sebelumnya menetapkan prestasi pendidikan adalah heritabilitas. Dalam penelitian ini kami ingin mencari tahu mengapa," kata Eva Krapohl, neurogenetikawan King College London.

"Kami menunjukkan heritabilitas prestasi pendidikan jauh lebih dari sekedar kecerdasan. Ini kombinasi dari banyak sifat yang diwariskan untuk semua cakupan yang berbeda," kata Krapohl.

Kembar identik berbagi 100% dan kembar non-identik 50% variasi gen. Pasangan kembar berbagi lingkungan yang sama. Dengan mambandingkan kembar identik dan non-identik, peneliti menghitung kontribusi relatif faktor genetik dan lingkungan.

"Ini penting untuk memahami mengapa anak-anak berbeda dalam prestasi akademik. Temuan kami mendukung gagasan pendekatan pendidikan personal mungkin lebih baik," kata Kaili Rimfeld, psikolog perkembangan King College London.
The high heritability of educational achievement reflects many genetically influenced traits, not just intelligence

Eva Krapohl1 et al.
  1. Medical Research Council Social, Genetic and Developmental Psychiatry Centre, Institute of Psychiatry, Psychology & Neuroscience, King's College London, London SE5 8AF, United Kingdom
Proceedings of the National Academy of Sciences, October 6, 2014
DOI:10.1073/pnas.1408777111

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…