Skip to main content

Neurosaintis Demonstrasi Komunikasi Sadar Otak ke Otak

Laporan Penelitian - Pertama kali inovasi bioteknologi neurosains komunikasi direct brain to brain dua Manusia. Transmisi kata-kata 'hola' dan 'ciao' langsung otak ke otak antar dua subyek manusia memaku tonggak peradaban komunikasi.

Tim peneliti internasional mencicipi teknologi Internet-linked electroencephalogram (EEG) and robot-assisted and image-guided transcranial magnetic stimulation (TNS) untuk mengirim sinyal dari batin ke batin.

Langkah luar biasa komunikasi manusia dalam jarak ribuan mil adalah bukti prinsip pengembangan komunikasi otak-otak. Langkah pertama eksplorasi kelayakan melompati komunikasi berbasis bahasa atau motor berbasis tradisional.

Sebuah tindak lanjut yang dibangun sebelumnya teknologi berbasis EEG interaksi otak manusia-komputer bahwa elektroda melekat di kulit kepala mencatat pikiran seseorang di otak kemudian komputer menafsirkan sinyal output kontrol ke robot.

Tapi dalam eksperimen baru peneliti menambah ujung sistem komputer dengan manusia. Empat peserta sehat berusia 28-50 ditugaskan ke cabang antarmuka menggunakan EEG dalam kode biner dari India ke Prancis.

Subyek mengalami phosphenes yaitu kilatan cahaya di penglihatan tepi. Lampu muncul dalam urutan numerik yang memungkinkan penerima memecahkan kode pesan sementara subjek benar menerima kata-kata. Tes serupa di Spanyol dan Perancis.

"Menggunakan neuroteknologi presisi, kita mampu secara langsung dan non-invasif mengirimkan pikiran orang ke orang lain tanpa harus berbicara atau menulis," kata Alvaro Pascual-Leone, neurosaintis dari Harvard Medical School di Boston.



Conscious Brain-to-Brain Communication in Humans Using Non-Invasive Technologies

Carles Grau1,2 et al.
  1. Starlab Barcelona, Barcelona, Spain
  2. Neurodynamics Laboratory, Department of Psychiatry and Clinical Psychobiology, Psychology and Medicine Faculties, University of Barcelona, Barcelona, Spain
PLoS ONE, August 19, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0105225

Gambar: Carles Grau et.al., DOI:10.1371/journal.pone.0105225

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…