Langsung ke konten utama

Laba-Laba Nephila plumipes Lebih Besar di Kota Sydney

LaporanPenelitian.com - Jika Anda berpikir laba-laba yang hidup di taman rumah semakin membesar, Anda mungkin benar. Laba-laba Bola Tenun Emas (Nephila plumipes) yang tinggal di perkotaan tumbuh lebih besar dibandingkan habitat asli.

Beberapa laba-laba mungkin lebih besar dari leher Anda dibanding hutan. Atau setidaknya satu spesies arakhnida yang tinggal di taman-taman rakyat, setidaknya di kota metropolitan Sydney cenderung lebih besar dibanding rekan di pedesaan.

Laba-laba Bola Tenun Emas (Nephila plumipes) adalah jaring emas yang banyak ditemukan di Queensland, Indonesia dan beberapa pulau Pasifik. Ukurannya besar dan menakutkan, tapi jangan kuatir, mereka tidak suka menggigit orang.

Kota adalah monster bagi hewan liar, tapi mereka lebih gemuk dan lebih baik dalam reproduksi. Laporan baru membantu para ilmuwan memahami mengapa beberapa hewan menjadi lebih baik di habitat manusia daripada yang lain.

"Laba-laba penting karena mereka makan banyak serangga hama dan juga makanan untuk burung. Posisi penting dalam rantai makanan," kata Elizabeth Lowe, biolog University of Sydney.

"Kami pikir mungkin akibat peningkatan suhu, efek pulau panas perkotaan dan karena lebih banyak mangsa yang tersedia. Karena laba-laba hewan berdarah dingin, lebih hangat semakin banyak energi dan harus tumbuh lebih besar," kata Lowe.

"Ada juga banyak sampah di kota yang menarik lalat, peningkatan pencahayaan di malam hari menarik lebih banyak serangga juga menyediakan mereka lebih banyak makanan," kata Lowe.

Urbanisation at Multiple Scales Is Associated with Larger Size and Higher Fecundity of an Orb-Weaving Spider

Elizabeth C. Lowe1, Shawn M. Wilder1, Dieter F. Hochuli1
  1. School of Biological Sciences, The University of Sydney, Sydney, New South Wales, Australia
PLoS ONE, August 20, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0105480

Gambar: Wikimedia Commons

Komentar

Popular

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…