Friday, August 29, 2014

Detektor PandaX Tak Melihat Penampakan Materi Gelap

Laporan Penelitian - Tim China melaporkan hasil sementara berburu partikel materi gelap, hal-hal misterius melawan gravitasi memegang galaksi bersama-sama. Detektor PandaX tidak melihat ada tanda-tanda penangkapan tersangka.

Detektor Particle and Astrophysical Xenon (PandaX) tidak melihat ada tanda-tanda buruan yang tidak mengejutkan karena PandaX belum sesensitif detektor yang beroperasi di Amerika Serikat dan sampai hari ini belum melihat apa pun.

Namun, temuan tim China penting karena detektor PandaX memiliki desain cerdas yang akan bersaing dengan detektor Large Underground Xenon (LUX) di fasilitas South Dakota dan XENON1T di bawah tanah Gran Sasso Italia.

Silinder PandaX duduk sedalam 2400 meter, laboratorium terdalam di dunia yang dibangun hanya dalam 18 bulan pada tahun 2009 hingga 2010 di samping jalan raya dan menembus gunung atas bantuan Ertan Hydropower Development Company Ltd.

Tangkai detektor berinteraksi lemah dengan partikel masif hipotettik atau WIMP. Beratnya beberapa ratusan kali sebanyak proton yang berinteraksi dengan materi biasa hanya melalui gravitasi dan gaya nuklir sangat lemah.

Galaksi mengambang di kabut WIMP. Fisikawan mungkin mendeteksi WIMP pada kesempatan langka ketika memantul dari inti atom. Selama beberapa dekade terakhir sejumlah detektor mengklaim penampakan WIMP dalam kisaran rendah massa.

Ketika WIMP memukul inti xenon cair dingin maka inti atom terbang dan memproduksi flash cahaya untuk direkam detektor photo di bagian atas dan bawah tangki. Tabrakan juga membebaskan elektron dari atom xenon.

PandaX berisi 120 kilogram xenon dengan 37 kilogram sebagai target massa acuan. Ini mengejutkan mengingat LUX berisi 370 kilogram dengan acuan 118 kilogram cuma nihil dan XENON1T total 3200 kilogram dengan acuan 1.000 kilogram.

"Kami memulai dari nol pada dasarnya," kata Xiangdong Ji, fisikawan Shanghai Jiao Tong University di Cina dan University of Maryland di College Park.
First dark matter search results from the PandaX-I experiment

PandaX Collaboration

arXiv (Submitted on 21 Aug 2014)

Akses : arXiv:1408.5114

Gambar: PandaX Collaboration
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment