Skip to main content

Dating Awal Diet Paleolitik Siput Tanah Iberus alonensis

www.LaporanPenelitian.com - Siput luas di Late Pleistocene dan Holocene, tetapi tetap teka-teki menu bercangkang masuk ke dalam diet Homo sapiens. Laporan baru mematok penduduk paleolitik Spanyol makan siput 10.000 tahun lebih awal.

Penggalian situs Cova de la Barriada dekat Benidorm, Spanyol, menemukan sejumlah besar sisa-sisa cangkang Bekicot Gunung (Iberus alonensis). Sebuah pin memaku dating 30.000 tahun lalu penduduk Paleolitik mungkin telah makan siput.

Analisis pola seleksi, konsumsi dan akumulasi siput melalui pembusukan kerang, proses fosilisasi, usia dan komposisi membawa masa lebih jauh dari laporan dating pemburu-pengumpul di wilayah mediterania sebelumnya yaitu 20.000 tahun lalu.

Siput paralel dengan struktur prasejarah manusia setelah inovasi ketrampilan memasak, bersama alat-alat batu dan pengolahan sisa-sisa hewan lain yang mungkin dipanggang dalam damar Pinus nigra, Pinus sylvestris dan Juniperus sp.

"Hasil ini menunjukkan pola baru pemanfaatan invertebrata dan mungkin perluasan diet Paleolitik di cekungan Mediterania," kata Javier Fernández-López de Pablo, arkeolog Institut Català de Paleoecologia Humana i Evolució Social di Spanyol.
Land Snails as a Diet Diversification Proxy during the Early Upper Palaeolithic in Europe

Javier Fernández-López de Pablo1,2 et al.
  1. Institut Català de Paleoecologia Humana i Evolució Social, Zona Educacional 4 Campus Sescelades (Edifici W3), Tarragona, Spain
  2. Àrea de Prehistòria, Universitat Rovira i Virgili (URV), Tarragona, Spain
PLoS ONE, August 20, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0104898

Gambar: Javier Fernández-López de Pablo et al., DOI:10.1371/journal.pone.0104898

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…