Friday, August 22, 2014

Dating Awal Diet Paleolitik Siput Tanah Iberus alonensis

www.LaporanPenelitian.com - Siput luas di Late Pleistocene dan Holocene, tetapi tetap teka-teki menu bercangkang masuk ke dalam diet Homo sapiens. Laporan baru mematok penduduk paleolitik Spanyol makan siput 10.000 tahun lebih awal.

Penggalian situs Cova de la Barriada dekat Benidorm, Spanyol, menemukan sejumlah besar sisa-sisa cangkang Bekicot Gunung (Iberus alonensis). Sebuah pin memaku dating 30.000 tahun lalu penduduk Paleolitik mungkin telah makan siput.

Analisis pola seleksi, konsumsi dan akumulasi siput melalui pembusukan kerang, proses fosilisasi, usia dan komposisi membawa masa lebih jauh dari laporan dating pemburu-pengumpul di wilayah mediterania sebelumnya yaitu 20.000 tahun lalu.

Siput paralel dengan struktur prasejarah manusia setelah inovasi ketrampilan memasak, bersama alat-alat batu dan pengolahan sisa-sisa hewan lain yang mungkin dipanggang dalam damar Pinus nigra, Pinus sylvestris dan Juniperus sp.

"Hasil ini menunjukkan pola baru pemanfaatan invertebrata dan mungkin perluasan diet Paleolitik di cekungan Mediterania," kata Javier Fernández-López de Pablo, arkeolog Institut Català de Paleoecologia Humana i Evolució Social di Spanyol.
Land Snails as a Diet Diversification Proxy during the Early Upper Palaeolithic in Europe

Javier Fernández-López de Pablo1,2 et al.
  1. Institut Català de Paleoecologia Humana i Evolució Social, Zona Educacional 4 Campus Sescelades (Edifici W3), Tarragona, Spain
  2. Àrea de Prehistòria, Universitat Rovira i Virgili (URV), Tarragona, Spain
PLoS ONE, August 20, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0104898

Gambar: Javier Fernández-López de Pablo et al., DOI:10.1371/journal.pone.0104898
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment