Friday, August 15, 2014

Jaringan Donat Kortikal Sutera Meniru Otak Cedera

LaporanPenelitian.com - Donat sutra 3D membuka jendela otak cedera. Para ilmuwan telah menggenggam model 3D hidup jaringan otak manusia, tetapi meniru struktur padat dan kusut menyulitkan untuk mengetahui bagaimana sel-sel individual beroperasi.

Mainan baru untuk memahami cedera otak traumatis mempengaruhi neuron dan jaringan saraf. Sekelompok peneliti mengembangkan biomaterial dari protein untuk menjawab apakah struktur membolehkan perancah membangun jaringan saraf sehinga lebih mudah dipelajari.

Perancah sutra berbentuk donat membentuk slot bersama-sama konsentris meniru struktur berlapis otak dengan neuron tikus dan dibenamkan ke dalam kolagen untuk mendorong sel tumbuh. Neuron membentuk jaringan 3D yang berperilaku mirip otak nyata.

"Wadah ini membuat lebih mudah untuk menyelidiki area dan fungsi berbeda dalam jaringan," kata David Kaplan, bioteknolog Tufts University di Massachusetts.

Kaplan dan rekan menjatuhkan benda seberat 11 gram memukul model otak sutra dan merekam respon. Neuron memasuki masa 2 menit hiperaktif setelah cedera. Pembacaan EEG hewan dengan cedera otak telah menunjukkan pola saraf serupa.

"Karena sistem otak 3D merespon, kami memiliki awal tentang cara menggunakan sistem untuk mempelajari sifat kerusakan dan mode terapi terbaik," kata Kaplan.
Bioengineered functional brain-like cortical tissue

Min D. Tang-Schomer1 et al.
  1. Department of Biomedical Engineering and Physics Department, Tufts University, Medford, MA 02155
Proceedings of the National Academy of Sciences, August 11, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1324214111

Gambar: Tufts University
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment