Skip to main content

Jaringan Donat Kortikal Sutera Meniru Otak Cedera

LaporanPenelitian.com - Donat sutra 3D membuka jendela otak cedera. Para ilmuwan telah menggenggam model 3D hidup jaringan otak manusia, tetapi meniru struktur padat dan kusut menyulitkan untuk mengetahui bagaimana sel-sel individual beroperasi.

Mainan baru untuk memahami cedera otak traumatis mempengaruhi neuron dan jaringan saraf. Sekelompok peneliti mengembangkan biomaterial dari protein untuk menjawab apakah struktur membolehkan perancah membangun jaringan saraf sehinga lebih mudah dipelajari.

Perancah sutra berbentuk donat membentuk slot bersama-sama konsentris meniru struktur berlapis otak dengan neuron tikus dan dibenamkan ke dalam kolagen untuk mendorong sel tumbuh. Neuron membentuk jaringan 3D yang berperilaku mirip otak nyata.

"Wadah ini membuat lebih mudah untuk menyelidiki area dan fungsi berbeda dalam jaringan," kata David Kaplan, bioteknolog Tufts University di Massachusetts.

Kaplan dan rekan menjatuhkan benda seberat 11 gram memukul model otak sutra dan merekam respon. Neuron memasuki masa 2 menit hiperaktif setelah cedera. Pembacaan EEG hewan dengan cedera otak telah menunjukkan pola saraf serupa.

"Karena sistem otak 3D merespon, kami memiliki awal tentang cara menggunakan sistem untuk mempelajari sifat kerusakan dan mode terapi terbaik," kata Kaplan.
Bioengineered functional brain-like cortical tissue

Min D. Tang-Schomer1 et al.
  1. Department of Biomedical Engineering and Physics Department, Tufts University, Medford, MA 02155
Proceedings of the National Academy of Sciences, August 11, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1324214111

Gambar: Tufts University

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…