Skip to main content

Kehidupan di Lereng Gunung Bawah Laut

Laporan Penelitian - Gunung laut dalam penuh dengan kehidupan. Seribu meter lebih di bawah gelombang laut, gunung bawah laut Hebrides Terrace penuh kehidupan yang aneh. Sebuah tim mengirim remote submersible untuk merekam lebih dari 100 spesies.

Robot submersible menyelami laut Atlantik utara sedalam 1.600 meter untuk mengeksplorasi gunung berapi subsea Hebrides Terrace Seamount. Para ilmuwan terkejut menemukan karang hidup alami di air laut korosif oleh pengasaman.

Terumbu karang fragile yang rentan perubahan akibat perubahan iklim. Lebih dari 100 spesies berbeda di lereng curam gunung termasuk beberapa hal yang mengejutkan. Karang bambu hitam, gurita dan bahkan telur meluncur di laut dalam.

"Seperti halnya karang yang membentuk patch karang kecil, kita melihat hal-hal seperti karang hitam dan karang bambu," kata J. Murray Roberts, oceanogafer Heriot-Watt University di UK.

"Ini beberapa survei yang paling menarik yang pernah kita dilakukan di laut. Kami telah menghabiskan hampir satu bulan di laut sebelum mengamati Hebrides Terrace Seamount dan sangat berbeda dari situs lain," kata Roberts.

"Sekarang kita harus kembali ke situs untuk mengetahui bagaimana karang ini bertahan hidup pada kondisi sulit. Sementara itu sangat menjanjikan untuk melihat sebagai salah satu Scotland’s Marine Protected Areas," kata Roberts.




Environmental variability and biodiversity of megabenthos on the Hebrides Terrace Seamount (Northeast Atlantic)

Lea-Anne Henry1 et al.
  1. Centre for Marine Biodiversity, Heriot-Watt University, Edinburgh, EH14 4AS, United Kingdom
Scientific Reports, 07 July 2014

Akses : DOI:10.1038/srep05589

Gambar dan video: Lophelia.org

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…