Tuesday, August 5, 2014

Hanya 8,2 Persen DNA Genom Manusia Fungsional

Laporan Penelitian - Hanya 8,2% DNA manusia fungsional. Sekelompok genetikawan membuat angka baru dengan mengambil keuntungan kemampuan evolusi leluhur untuk membedakan kegiatan mana yang penting dan mana yang tidak.

Sebuah tim dipimpin Gerton Lunter, genetikawan University of Oxford’s Wellcome Trust Centre for Human Genetics di UK, melaporkan hanya 8,2 persen dari genom manusia melakukan sesuatu yang penting. Laporan baru membekukan laporan sebelumnya.

Pada tahun 2012 proyek Encyclopedia of DNA Elements (ENCODE) melaporkan bahwa sekitar 80 persen DNA manusia memiliki beberapa fungsi biokimia. Klaim ENCODE telah menjadi kontroversi. Definisi fungsi biokimia terlalu luas.

Lunter dan rekan mengidentifikasi berapa banyak genom terhindar dari perubahan lebih dari 100 juta tahun evolusi mamalia. Indikator DNA memiliki fungsi penting harus bertahan dalam sekuen lengkap pada berbagai mamalia dari tikus, kelinci hingga anjing, kuda dan manusia.

"Sepanjang evolusi spesies leluhur, mutasi muncul dalam DNA dan bertahan dalam tekanan seleksi alam. Sekuen DNA yang berguna tetap utuh. Kita tidak bisa mengatakan di mana setiap bit dari 8,2 persen DNA fungsional dalam genom kita, tapi pendekatan kami lulus asumsi atau hipotesis," kata Lunter.

Sisipan dan penghapusan potongan DNA muncul dalam genom yang diprediksi turun secara acak dalam sekuen kecuali seleksi alam bertindak untuk melestarikan DNA fungsional di mana sisipan dan penghapusan kemudian bergerak terpisah lebih jauh.

"Tidak semua 8,2 persen memiliki kepentingan yang sama. Sedikit lebih 1 persen dari DNA manusia menyumbang protein yang melaksanakan hampir semua proses biologi penting," kata Chris Rands, genetikawan University of Oxford.

Sedangkan 7 persen lainnya diduga terlibat dalam switching dan mematikan gen pengkode protein pada waktu yang berbeda dalam menanggapi berbagai faktor dan di berbagai bagian tubuh. Ini kontrol dan regulasi elemen dan ada berbagai jenis.

"Sisa genom kita adalah materi sisa evolusi, bagian dari genom yang telah mengalami kerugian atau keuntungan dalam kode DNA," kata Lunter.
8.2% of the Human Genome Is Constrained: Variation in Rates of Turnover across Functional Element Classes in the Human Lineage

Chris M. Rands1, Stephen Meader1, Chris P. Ponting1, Gerton Lunter2
  1. MRC Functional Genomics Unit, Department of Physiology, Anatomy, and Genetics, University of Oxford, Oxford, United Kingdom
  2. Wellcome Trust Centre for Human Genetics, University of Oxford, Oxford, United Kingdom
PLoS Genetics, July 24, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pgen.1004525

An integrated encyclopedia of DNA elements in the human genome

The ENCODE Project Consortium

Nature, 05 September 2012

Akses : DOI:10.1038/nature11247
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment