Wednesday, July 23, 2014

Exoplanet Kepler-421b Garis Transit Salju 704 Hari

Laporan Penelitian - Kepler-421b exoplanet tahun terpanjang. Orbital planet ekstrasurya periode terlama. Setahun di planet baru seukuran Uranus berjalan selama 704,2 hari ketika mengelilingi bintang host G9/K0, katai di konstelasi Lyra 1.000 tahun cahaya dari Bumi.

Kepler-421b mengorbit bintang pada jarak sekitar 177 juta km, planet yang dingin dengan suhu -93 Celcius. Tim di Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics menemukan Kepler-421b dengan deteksi penurunan cahaya ketika lewat di depan bintang host.

Hanya 2 event transit ditonton para ilmuwan karena periode orbit sangat panjang. Laporan baru bukan hanya sekedar pemegang rekor baru, tapi juga planet transit pertama kali ditemukan sebagai frost-line garis pemisah antara planet berbatu dan gas.

"Ketika Tata Surya pertama kali terbentuk pada jarak khusus bahwa suhu cukup dingin dengan material es. Setiap lebih dekat ke Matahari, materi direbus," kata David Kipping, astronom Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.

"Butiran es bersatu dan membentuk embrio planet untuk membentuk planet gas raksasa yang menjelaskan bahwa raksasa gas kaya es dan air tetapi planet berbatu mulai muncul sebagai dunia yang sangat kering," kata Kipping.

Karena planet gas raksasa dapat ditemukan sangat dekat dengan bintang host dalam orbit hari atau bahkan jam abadi, maka teori menyatakan bahwa banyak exoplanet bermigrasi di awal sejarah. Kepler-421b menunjukkan migrasi tersebut tidak diperlukan.

"Ini contoh pertama raksasa gas non-migrasi dalam sistem transit yang kami temukan," kata Kipping.
Discovery of a Transiting Planet Near the Snow-Line

David M. Kipping, Guillermo Torres, Lars A. Buchhave, Scott J. Kenyon, Christopher E. Henze, Howard Isaacson, Rea Kolbl, Geoff W. Marcy, Stephen T. Bryson, Keivan G. Stassun, Fabienne A. Bastien

arXiv (Submitted on 17 Jul 2014)

Akses : arXiv:1407.4807

Gambar: David A. Aguilar
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment