Thursday, July 17, 2014

Bintang Kembaran Matahari Terungkap Usianya

LaporanPenelitian.com - Rotasi bintang seperti Matahari mengungkap usianya, mendefinisikan bintang yang disebut "Sun-like" sesulit mendefinisikan apa yang disebut planet "Earth-like". Surya kembar harus memiliki suhu, massa dan tipe spektral mirip Matahari. Kita juga berharap umur sekitar 4,5 miliar tahun.

Tapi sangat sulit mengukur usia bintang sehingga astronom biasanya mengabaikannya ketika memutuskan apakah sebuah bintang dianggap sebagai "Sun-like". Sebuah teknik baru mengukur usia bintang menggunakan gyrochronology yang datang dengan sendirinya.

"Kami menemukan bintang dengan sifat cukup dekat dengan Matahari apa yang kita sebut solar twins," kata Jose Dias do Nascimento, astronom Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CFA).

"Dengan solar twins kita mempelajari masa lalu, sekarang dan masa depan bintang seperti Matahari. Sehingga, kita dapat memprediksi bagaimana sistem planet seperti Tata Surya dipengaruhi evolusi bintang host," kata Nascimento.

Untuk mengukur spin bintang, para astronom mencari perubahan kecerahan disebabkan bintik-bintik gelap disebut starspots yang melintasi permukaan bintang. Dengan mengamati lama waktu yang dibutuhkan untuk berputar, pengamat mengukur seberapa cepat bintang berputar.

Perubahan kecerahan sebuah bintang karena starspots sangat kecil, biasanya beberapa persen atau kurang. Menggunakan wahana NASA Kepler, Nascimento dan rekan menemukan spin sekali rata-rata setiap 21 hari dibanding dengan periode rotasi 25 hari Matahari di khatulistiwa.

Bintang muda berputar lebih cepat dibanding bintang yan lebih tua. Akibatnya, rotasi sebuah bintang dapat digunakan seperti jam untuk mendapatkan umur. Karena sebagian besar bintang-bintang berputar sedikit lebih cepat dari Matahari, mereka cenderung lebih muda juga.
Rotation periods and ages of solar analogs and solar twins revealed by the Kepler Mission

J.-D. do Nascimento Jr, R. A. Garcia, S. Mathur, F. Anthony, S. A. Barnes, S. Meibom, J.S. da Costa, M. Castro, D. Salabert, T. Ceillier

arXiv (Submitted on 8 Jul 2014)

Akses : arXiv:1407.2289

Gambar: David A. Aguilar (CfA)
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment