Skip to main content

Burung Pelagornis sandersi Rahmat Dari Langit

Laporan Penelitian - Burung purba memiliki lebar sayap lebih panjang dari limusin, fosil besar kerajaan terbang burung laut. Tulang Pelagornis sandersi ditemukan mewakili burung terbang terbesar dalam sejarah dengan lebar sayap 7,38 meter.

Pelagornis sandersi adalah rahmat dari langit kerjaan elang laut dengan sayap 2 dua kali lebih panjang dari burung laut modern. Paruh panjang, gigi tajam dan sayap besar P. sandersi mungkin membantu master burung meluncur lama di atas air mencari makanan laut 25-28 juta tahun lalu.

Para ilmuwan berpikir burung jumbo harus start downhill atau memanfaatkan hembusan udara seperti glider gantung untuk terbang setinggi mungkin. Setelah di udara, burung melambung bermil-mil tanpa pernah mengepakkan sayap.

"Ini penting di laut, di mana makanan tambal sulam," kata Daniel Ksepka dari North Carolina State University di Raleigh.

P. sandersi hidup setelah dinosaurus menghilang dan sebelum hominid pertama menghuni Amerika Utara. Sayap, kaki dan tengkorak lengkap pertama kali ditemukan pada tahun 1983 di dekat Charleston, Carolina Selatan, ketika penggalian untuk bandara internasional.

Rekor ukuran sayap sebelumnya dipegang Argentavis magnificens berdating 6 juta tahun ditemukan di Argentina dengan lebar sayap 6,4 meter. Temuan P. sandersi mengundang pertanyaan baru tentang keluarga pelagornithids yang menghilang 2,5 juta tahun lalu.
Flight performance of the largest volant bird

Daniel T. Ksepka1,2 et al.
  1. National Evolutionary Synthesis Center, Durham, NC 27705; and
  2. Department of Marine, Earth and Atmospheric Sciences, North Carolina State University, Raleigh, NC 27695
Proceedings of the National Academy of Sciences, July 7, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1320297111

Gambar: Liz Bradford

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…