Skip to main content

Orang Barat Lebih Banyak Tidur Dibanding Timur

LaporanPenelitian.com - Orang Barat tidur lebih lama dibanding orang-orang dari negara-negara Timur. Orang-orang dari negara-negara Barat cenderung tidur 7-8 jam per malam rata-rata, dibandingkan kurang dari 7 jam di banyak negara-negara Timur.

Laporan baru menunjukkan perbedaan waktu siklus terang-gelap alami bukanlah penyebanya, tapi jadwal agak berbeda untuk bekerja. Orang-orang di Singapura bangun pada hari-hari kerja seperti orang-orang di Inggris, tapi tidur lebih larut. Jadwal yang lebih mirip pada hari-hari libur.


Young adults’ sleep duration on work days: differences between East and West

June C. Lo1 et al.
  1. Cognitive Neuroscience Laboratory, Neuroscience and Behavioral Disorders Program, Duke-NUS Graduate Medical School, Singapore, Singapore
Frontiers in Neurology, 28 May 2014

Akses : DOI:10.3389/fneur.2014.00081

Gambar 2: J.C. Lo et al., adapted by S. Egts

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…