Tuesday, July 1, 2014

Chlorofluorocarbons (CFC) Sidik Jari Alien Canggih

LaporanPenelitian.com - Polusi di dunia lain mungkin sidik jari kehidupan canggih. Hidup ini berantakan, maka polusi atmosfer alat ukur yang baik untuk menemukan peradaban alien. Dua jenis chlorofluorocarbons (CFC), gas berbasis karbon kompleks yang digunakan dalam pelarut dan aerosol.

NASA James Webb Space Telescope (JWST) dapat melihat cahaya yang disaring melalui atmosfer planet seukuran Bumi dan mencari tanda-tanda kehidupan. Kebanyakan rencana misi diusulkan untuk berburu gas seperti oksigen sebagai sumber kehidupan.

Tapi metode tersebut hanya mungkin mengisyaratkan kehidupan sederhana seperti tanaman dan mikroba. Sebuah tim berpikir menemukan peradaban yang lebih maju dengan melihat polusi industri bahwa JWST harus dapat melihat 2 jenis chlorofluorocarbons (CFC).

"Produksi mereka membutuhkan jaringan reaksi kimia yang hanya diproduksi secara buatan di Bumi," kata Avi Loeb, astronom Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.

Loeb menghitung JWST hanya butuh beberapa hari pengamatan untuk deteksi tingkat tinggi CFC di planet mirip Bumi pengorbit bintang kerdil putih. JWST hanya mampu menyaring tanda-tanda CFC dari atmosfer yang sangat tercemar, tetapi masih dalam tingkat tolerir manusia.

"Aliens sering disebut makhluk hijau kecil, tapi hijau juga berarti ramah lingkungan. Definisi terakhir menyiratkan peradaban kaya CFC tidak akan hijau," kata Loeb.
Detecting industrial pollution in the atmospheres of earth-like exoplanets

Henry W. Lin, Gonzalo Gonzalez Abad, Abraham Loeb

arXiv (Submitted on 11 Jun 2014)

Akses : arXiv:1406.3025
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment