Friday, June 20, 2014

Neanderthal Awal, Gigi Lebih Dulu Sebelum Otak Besar

Laporan Penelitian - Tengkorak pemburu-pengumpul Homo neanderthalensis menulis silsilah leluhur buruh tani, fosil harta karun dalam nuansa pohon keluarga hominid. Tengkorak dari gua terpencil di Spanyol memiliki fitur Neandertal dan non-Neandertal.

Spesies Homo neanderthalensis menjalani periode panjang tahapan evolusioner dimulai sebelum muncul penuh sekitar 200.000 tahun lalu. Teknik dating baterai bahwa 17 tengkorak, 7 di antaranya dianalisis untuk pertama kalinya, berusia 430.000 tahun.

Munculnya Neanderthal sama misteriusnya dengan kelenyapan mereka sekitar 30.000 tahun lalu. Tengkorak dari lubang pemakaman menawarkan sekilas evolusi awal dari pemburu-pengumpul bertubuh besar yang mendominasi Eropa jauh sebelum Homo sapiens tiba.

Fosil-fosil tampaknya mengkonfirmasi bahwa fitur-fitur wajah khas mereka berevolusi secara bertahap. Sima de los Huesos salah satu situs fosil manusia terkaya di dunia sejak tulang pertama kali ditemukan di sana pada tahun 1970, antropolog memurnikan sekitar 28 individu di lubang sedalam 13 meter.

Evolusi gigi lebih dahulu sebelum otak besar. Gigi khas aspek-aspek unik pertama anatomi untuk berkembang. Neanderthal awal mungkin menggunakan gigi sebagai tangan ketiga, mencengkeram benda-benda yang kemudian dipotong dengan alat ketika datang pertama dan mendominasi laskep Eropa.

"Tidak ada indikasi spesialisasi makanan Neanderthal dan nenek moyang mereka. Mereka pada dasarnya karnivora," kata Juan Luis Arsuaga Ferreras, antropolog UCM-ISCIII Joint Centre for Research into Human Evolution and Behaviour di Madrid.

"Kami menduga bahwa mereka memegang sepotong besar daging dengan gigi depan dan memotong menjadi potongan-potongan yang lebih kecil," kata Ferreras.

Karakteristik terkait dengan manusia primitif lainnya bahwa evolusi lebih kompleks dari perkirakan sebelumnya. Campuran karakteristik juga membuka perdebatan mengenai apakah fosil menandai spesies baru, meskipun para peneliti mundur dan membuat klaim baru.

Ftur kunci seperti punggungan alis menonjol, rahang khas dan pola katup pada gigi, namun ukuran tengkorak bervariasi. Bukti untuk salah satu teori bahwa Neanderthal berevolusi dengan cara sedikit demi sedikit, setelah leluhur mereka dan H. sapiens meninggalkan Afrika lebih dari 500 tahun lalu.
J. L. Arsuaga (Centro Mixto UCM-ISCIII de Evolución y Comportamiento Humanos, Madrid, Spain; Departamento de Paleontología, Facultad Ciencias Geológicas, Universidad Complutense de Madrid, Spain) et al. Neandertal roots: Cranial and chronological evidence from Sima de los Huesos. Science, 20 June 2014: Vol. 344 no. 6190 pp. 1358-1363, DOI:10.1126/science.1253958
Gambar: Javier Trueba/Madrid Scientific Films
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment