Wednesday, June 18, 2014

Tool Pemburu Metana Untuk Sidik Jari Kehidupan Alien

LaporanPenelitian.com - Metode baru deteksi metana untuk berburu kehidupan alien, sebuah alat baru yang lebih powerful membantu mendeteksi sidik jari kimia kehidupan alien di planet ekstrasurya. Model yang lebih lengkap dan para peneliti tak lagi meremehkan tingkat metana sebuah planet.

Analisis penyerapan cahaya dengan spektrum warna berbeda oleh atmosfer dan membandingkannya dengan model untuk mengidentifikasi molekul yang berbeda termasuk metana panas pada suhu di atas ambang Bumi hingga 1.500 K atau 1.220 derajat Celsius.

"Spektrum yang komprehensif telah kita buat hanya mungkin menggunakan superkomputer modern untuk miliaran lines yang dibutuhkan dalam pemodelan," kata Sergei Yurchenko, astrofisikawan University College London.

"Kami membuat ambang batas suhu sampai 1.500 K, sehingga penelitian lebih lanjut bisa dilakukan untuk memperluas model suhu lebih tinggi lagi. Perhitungan kami memerlukan 3 juta jam CPU saja, pemrosesan melalui DiRAC project," kata Yurchenko.

Teknologi baru melampaui model-model spektrometri yang dibangun sebelumnya. Para peneliti masa depan bisa menggunakannya untuk menyelidiki potensi kehidupan obyek-obyek astronomi baru yang cenderung diremehkan dan lebih bersemangat.

"Model kami mengantisipasi studi masa depan yang berpotensi membantu para ilmuwan mengidentifikasi tanda-tanda kehidupan di luar Bumi," kata Jonathan Tennyson, astrofisikawan University College London.
Spectrum of hot methane in astronomical objects using a comprehensive computed line list

Sergei N. Yurchenko1, Jonathan Tennyson1, Jeremy Bailey2, Morgan D. J. Hollis1, and Giovanna Tinetti1
  1. Department of Physics and Astronomy, University College London, London WC1E 6BT, United Kingdom; and
  2. School of Physics, University of New South Wales, Sydney, NSW 2052, Australia
Proceedings of the National Academy of Sciences, June 16, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1324219111

Gambar: ESA
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment