Skip to main content

Hormon Oksitosin Promosikan Ikatan Sosial Anjing

Laporan Penelitian - Semprotan oksitosin mempromosikan perilaku ikatan sosial pada anjing. Tim kecil di Tokyo University menunjukkan eksperimen dengan beberapa anjing yang menyarankan tentang dampak umum oksitosin pada mamalia.

Banyak penelitian dilakukan pada oxytocin, hormon alami diproduksi sebagian besar mamalia. Karena dampaknya terhadap perilaku, hormon dijuluki sebagai Hormaon Cinta ketika ditemukan pada manusia selama gairah seksual dan juga menyebabkan lebih sosial dan kurang antagonis.

Kadar oksitosin pada anjing, dan kemungkinan mamalia lainnya, tidak hanya berhubungan dengan reproduksi, tetapi sebaliknya muncul menjadi bagian dari proses yang terlibat dalam ikatan sosial dan mempromosikan persatuan di antara anggota kelompok.
Oxytocin promotes social bonding in dogs

Teresa Romero1,2,3 et al.
  1. Department of Cognitive and Behavioral Sciences, The University of Tokyo, Tokyo 153-8902, Japan
  2. Japan Society for the Promotion of Sciences, Tokyo 102-0083, Japan
  3. Department of Animal Science and Biotechnology, Azabu University, Kanagawa 252-5201, Japan
Proceedings of the National Academy of Sciences, June 9, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1322868111

Gambar: Wikimedia Commons

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…