Skip to main content

DNA Mitokondria Petani Neolitik di Timur Tengah

LaporanPenelitian.com - Sekuensing pertama DNA mitokondria petani pertama di Timur Tengah. Para peneliti menganalisis sampel DNA mitokondria dari 3 lokasi kelahiran praktek pertanian Neolitik di basin Efrat Tengah dan oasis Damaskus yang terletak di Suriah hari ini sekitar tahun 8.000 SM.

DNA mitokondria, jenis non-Mendelian maternal, petani Neolitik pertama yaitu revolusi peradaban masyarakat manusia dengan praktek pertanian dan peternakan sekitar 12.000 tahun lalu. Neolitik adalah transformasi sosial, budaya, ekonomi, kota dan masyarakat modern pertama.

"Revolusi Neolitik cepat berkembang dari wilayah ini ke Eropa di mana ekonomi subsisten pemburu-pengumpul digantikan sistem produk agropastoral," kata Eva Fernández, antropolog Liverpool John Moores University.

Difusi Neolitik proses migrasi penduduk atau adopsi budaya banyak diperdebatkan selama 50 tahun terakhir dalam arkeologi, antropologi fisik, linguistik dan paleogenetik. Laporan baru menyediakan kerangka kerja baru untuk interpretasikan populasi.

Kesamaan genetik DNA mitokondria dari populasi Neolitik pertama dan DNA petani pertama Catalan dan Jerman menunjukkan ekspansi mungkin terjadi melalui migrasi pelopor kelompok kecil. Selain itu Eropa terkait 2 rute Mediterania dan migrasi utama genetik.

"Kesimpulan paling signifikan tingkat kesamaan genetik antara populasi Fertile Crescent dan Cyprus an Crete mendukung hipotesis penyebaran Neolitik di Eropa terjadi melalui pelopor pelaut, tidak melalui ekspansi dimediasi lahan melalui Anatolia seperti literatur sekarang," kata Fernández.
Ancient DNA Analysis of 8000 B.C. Near Eastern Farmers Supports an Early Neolithic Pioneer Maritime Colonization of Mainland Europe through Cyprus and the Aegean Islands

Eva Fernández1,2 et al.
  1. Research Centre in Evolutionary Anthropology and Paleoecology, Liverpool John Moores University, Liverpool, United Kingdom
  2. Laboratorio de Genética Forense y Genética de Poblaciones, Dpto. Toxicología y Legislación Sanitaria, Facultad de Medicina, Universidad Complutense de Madrid, Madrid, Spain
PLOS Genetics, June 5, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pgen.1004401

Gambar: Alejandro Pérez Pérez (UB) dan Miquel Molist (UAB)

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…