Friday, June 6, 2014

Petunjuk Wol Dari Genom Domba Bulu Ovis aries

www.LaporanPenelitian.com - Selama ribuan tahun manusia mendomestikasi domba dan sekarang para peneliti menemukan gen yang membuat mereka mencetak wol dari genom domba. Satu langkah penting bioteknologi masa depan hewan ternak untuk daging, susu dan wol.

Ruminansia seperti Domba Bulu (Ovis aries), kambing dan sapi menjadi herbivora dominan di planet Bumi sejak 60 juta tahun lalu ketika iklim mendingin yang menghasilkan perluasan padang rumput yang sulit dicerna dan rendah nutrisi.

Rahasia sukses adalah rumen, bagian khusus dari sistem pencernaan menggunakan bakteri untuk membantu efisiensi mengubah rumput kering menjadi protein berkualitas tinggi. Manusia mengeksploitasi ruminansia untuk mengubah lahan buruk menjadi sesuatu yang lebih berharga.

"Itulah mengapa herbivora yang telah dijinakkan adalah ruminansia," kata Brian Dalrymple dari CSIRO Animal, Food and Health Sciences di Australia.

Rumen merupakan organ di dalam dinding terbuat dari protein disebut keratin yang hadir dalam kuku, rambut dan kulit. Rumen menjadi sulit untuk menangani abrasive silika serat rumput dan melindungi diri terhadap bakteri yang dikandungnya.

"Permukaan rumen seperti kulit tetapi di bagian dalam hewan," kata Dalrymple.

Dalrymple dan rekan sequensing genom Ovis aries jantan dan betina dari jenis Texel yang penting untuk daging. Banyak ekspresi gen dalam kulit juga dinyatakan dalam rumen. Gen khusus lainnya terlibat dalam silang keratin secara eksklusif disajikan dalam rumen.

"Hipotesis kami adalah salah satu alasan penyebab mengapa domba wol," kata Dalrymple.

Gen kemungkinan terlibat dalam produksi lanolin serta mensintesis wol itu sendiri. Set gen yang mengatur rambut pada manusia dan domba sedikit berbeda, namun kedua set menghasilkan rambut melengkung dan zat berminyak untuk pelindung.
Yu Jiang (State Key Laboratory of Genetic Resources and Evolution, Kunming Institute of Zoology, Chinese Academy of Sciences, Kunming 650223, China; Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation Animal Food and Health Sciences, St Lucia, QLD 4067, Australia; College of Animal Science and Technology, Northwest A&F University, Yangling 712100, China) et al. The sheep genome illuminates biology of the rumen and lipid metabolism. Science, 6 June 2014: Vol. 344 no. 6188 pp. 1168-1173,
DOI:10.1126/science.1252806
Gambar: Kay Aitchison, Royal (Dick) School of Veterinary Studies, University of Edinburgh
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment