Skip to main content

Sidik Jari Kimia Kabut Gas di Atmosfer Titan

Laporan Penelitian - Titan mengajarkan kebenaran tentang planet kabur bahwa kabut di atmosfer secara dramatis mempengaruhi astronom tentang suatu planet. Kabut menyelimuti langit bulan Saturnus, Titan, mencegah ilmuwan menganalisa lebih jauh beberapa kilometer di dalam.

"Banyak planet di sekitar bintang lain memiliki kabut atau awan di atmosfer yang membatasi kemampuan kita untuk mencari tahu dunia jauh," kata Tyler Robinson, astronom NASA's Ames Research Centre, California.

Robinson dan rekan menggunakan data NASA Cassini selama 4 flybys Titan antara tahun 2006 hingga 2011. Awan mempengaruhi pengamatan exoplanet. Para astronom menentukan komposisi atmosfer suatu planet berdasar tanda tangan kimia tertentu disebut spektrum cahaya saat melintas di depan bintang host.

"Kabut mencegah kemampuan kita untuk melihat ke dalam Titan. Atmosfer Titan lebih tebal dari Bumi, kita tidak bisa melihat di bawah 100 kilometer. Banyak astronom menduga sebuah planet ekstrasurya dan Anda melihat kabut," kata Robinson.

"Dalam kasus Titan, kabut sebenarnya warna merah yang jauh lebih lemah dari cahaya biru. Kita berhati-hati bagaimana mendeteksi molekul di atmosfer. Warna kabut secara dramatis cerminan gas di atmosfer," kata Robinson.
Titan solar occultation observations reveal transit spectra of a hazy world

Tyler D. Robinson1,2 et al.
  1. National Aeronautics and Space Administration (NASA) Ames Research Center, Moffett Field, CA 94035
  2. Virtual Planetary Laboratory, Astrobiology Institute, NASA, Seattle, WA 98195
Proceedings of the National Academy of Sciences, May 29, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1403473111

Gambar: NASA

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…