Thursday, May 22, 2014

Cluster Galaksi JKCS 041 9,9 Miliar Tahun Cahaya

Laporan Penelitian - Gugus galaksi JKCS 041 yang sangat jauh telah dikonfirmasi, struktur dan populasi bintang galaksi masif terlihat berubah dengan bertambahnya umur, tapi bagaimana kasus galaksi terbentuk dan berevolusi masih dalam berkas perkara.

Banyak galaksi tertua dan paling besar berada dalam cluster, struktur besar mengandung banyak galaksi terkonsentrasi bersama-sama. Kluster galaksi di alam semesta awal adalah kunci memahami siklus hidup galaksi, tapi sampai saat ini para astronom hanya menemukan segelintir dan langka.

"Galaksi cluster ini salah satu struktur paling baik yang telah dipelajari dari alam semesta awal," kata Andrew Newman, astronom Carnegie Institution for Science di Pasadena.

JKCS 041 sudah dipelajari sejak tahun 2006 dengan banyak teleskop paling kuat, tapi baru sekarang jarak dikonfirmasi. Newman dan tim menggunakan teleskop ruang Hubble untuk menangkap citra tajam cluster jauh dan membagi cahaya bintang menjadi spektrum warna dengan spektroskopi.

Ada 19 galaksi tepat pada jarak 9,9 miliar tahun cahaya, kisah sebuah cluster galaksi awal. Penelitian sebelumnya menggunakan Chandra X-ray Observatory menemukan emisi di lokasi JKCS 041. Sinar-X kemungkinan berasal dari gas panas di JKCS 041 dengan suhu 80 juta derajat oleh gravitasi cluster besar.

Galaksi terbesar dan tertua yang ditemukan dalam cluster, tapi kapan dan mengapa galaksi raksasa berhenti membentuk bintang baru tetap jadi misteri. Mengintip kembali ke waktu ketika galaksi di JKCS 041 hanya 1 miliar tahun dari umur mereka saat ini bahwa sebagian besar sudah memasuki fase diam.

Setelah galaksi masif memasuki fase diam, mereka terus berkembang dalam ukuran karena galaksi bertabrakan satu sama lain dan berkembang menjadi galaksi baru yang lebih besar. Cluster awal diduga menjadi lokasi utama tabrakan, tapi Newman dan tim menemukan galaksi di JKCS 041 tumbuh sama seperti non-cluster.
JKCS 041: a Coma cluster progenitor at z = 1.803

S. Andreon1 et al.
  1. INAF − Osservatorio Astronomico di Brera, via Brera 28, 20121 Milano, Italy
Astronomy & Astrophysics, 21 May 2014

Akses : DOI:10.1051/0004-6361/201323077

Gambar: Carnegie Institution
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment