Tuesday, May 20, 2014

Transfer Listrik Pacu Jantung Via Wireless

LaporanPenelitian.com - Sistem nirkabel menggunakan daya seperti ponsel untuk mengirimkan energi ke dalam chip seukuran beras. Satu tim menemukan cara mentransfer power ke dalam tubuh dengan menjalankan gadget elektronik sebagai alat pacu jantung, stimulator saraf atau peralatan medis internal lainnya.

Alat pacu jantung yang dioperasikan dengan baterai akan segera berakhir. Para peneliti membangun alat pacu jantung bertenaga nirkabel seukuran beras dan ditanam ke dalam kelinci. Jika dapat bertahan lama, generasi baru lebih kecil dan lebih aman implan medis masuk pasar dalam 5-10 tahun ke depan.

Sebuah upaya manis selama bertahun-tahun untuk menghapus baterai besar dan sistem pengisian perangkat medis di dalam tubuh yang kikuk. Teknologi baru memberi jalan menuju jenis terapi yang memungkinkan dokter mengobati penyakit dengan elektronik, bukan obat.

"Kita perlu membuat perangkat sekecil ini untuk lebih mudah menanam jauh di dalam tubuh dan menciptakan cara-cara baru mengobati penyakit dan mengurangi rasa sakit," kata Ada Poon, insinyur Stanford University di California.

Desain baru sangat kecil bahwa dokter dapat menggunakan kateter untuk memandunya melalui pembuluh darah yang dimulai dari paha untuk menanamkan secara langsung di dalam jantung pasien ketika dipasang harus diganti dengan yang baru.




Wireless power transfer to deep-tissue microimplants

John S. Ho1 et al.
  1. Departments of Electrical Engineering and Cardiothoracic Surgery, Stanford University, Stanford, CA 94305
Proceedings of the National Academy of Sciences, May 19, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1403002111

Gambar: Austin Yee
Video: Stanford University
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment