Skip to main content

Pesta Pora Bangkai Raksasa Di Lantai Laut

Penelitian - Ritual alam pemakaman di dasar laut. Kuburan dari laut dalam membantu menjelaskan nasib raksasa laut mati, footage perusahaan minyak dan gas merekam 4 bangkai besar makhluk laut di patch kecil dasar laut lepas pantai Angola.

Di sekitar Paus Hiu (Rhincodon typus) dan Pari Mobulid (genus Mobula) mati, pemulung berbondong-bondong bonanza makanan. Ada banyak ikan duduk di sekitar bangkai. Supply-demand di lantai pasar bursa, raksasa memberi penawaran yang membuka pemahaman nasib hewan besar tumbang di dasar laut.

Bangkai paus adalah rumah ekosistem kompleks, pertama menarik pemulung seperti hiu diikuti oportunis yang lebih kecil seperti kepiting, udang dan Osedax "cacing zombie" pemakan tulang hewan, kemudian bakteri spesialis pengekstrak lemak.

Sekarang laporan baru melihat bagaimana hiruk-pikuk pesta pora yang terjadi ketika remotely operated vehicles (ROVs) yang melakukan survei dasar laut di sekitar Angola untuk eksplorasi industri. Makhluk-makhluk telah mati sekitar 1-2 bulan dalam plot 1 kilometer persegi.

"Belut biasanya duduk-duduk di bangkai. Mereka tampaknya menjaganya," kata Nicholas Higgs, oceanografer University of Plymouth di Inggris.




Fish Food in the Deep Sea: Revisiting the Role of Large Food-Falls

Nicholas D. Higgs1, Andrew R. Gates2, Daniel O. B. Jones2
  1. Marine Institute, Plymouth University, Drake Circus, Plymouth, United Kingdom
  2. SERPENT Project, National Oceanography Centre, Southampton, United Kingdom
PLoS ONE, May 7, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0096016

Gambar dan video: Nicholas D. Higgs et al., DOI:10.1371/journal.pone.0096016

Comments

Popular

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati.

Tungau Wajah Demodex folliculorum dan Demodex brevis

www.LaporanPenelitian.com - Tungau kecil merayap di seluruh wajah Anda, tes DNA mengungkap kemahahadiran 2 spesies arakhnida hidup di kulit manusia. Demodex folliculorum dan Demodex brevis adalah teman dunia luar Anda paling intim.

Pemburu-Pengumpul Zaman Batu Mengobati Sakit Gigi Pakai Alat Batu dan Aspal

Penelitian ~ Pemburu-pengumpul Zaman Batu mengobati sakit gigi menggunakan alat tajam dan tar. Dokter gigi tidak mengebor dan menambal, tapi menggores dan melapisi. Temuan gigi menambah bukti bahwa beberapa bentuk kedokteran gigi telah muncul selama setidaknya 14.000 tahun lalu.

Dua gigi dari orang yang tinggal di Italia utara 13.000 hingga 12.740 tahun lalu menanggung tanda-tanda seseorang telah menghapus infeksi jaringan lunak bagian dalam. Daerah yang diolah kemudian ditutup dengan zat lengket seperti tar menggunakan alat batu, para ilmuwan melaporkan ke American Journal of Physical Anthropology.

Temuan menunjukkan bahwa teknik untuk menghapus bagian-bagian gigi yang terinfeksi gigi telah dikembangkan ribuan tahun sebelum fajar pertanian yang kaya diet karbohidrat sebagai penyebab utama merebaknya gigi berlubang. Petani mungkin sudah terbiasa menggunakan alat-alat batu untuk mengebor gigi berlubang sejak 9.000 tahun lalu.

Stefano Benazzi, antropolog University of Bologna, pada tah…