Thursday, April 24, 2014

Pulsa Listrik Taji Terapi Gen Saraf Pendengaran

www.LaporanPenelitian.com - Terapi gen dengan pulsa elektrik taji untuk mengembalikan pendengaran alami. Arus listrik implan koklea membimbing materi genetik korektif ke dalam sel telinga bagian dalam dan merangsang regenerasi saraf pada marmut tuli.

Teknik terapi gen tanpa menggunakan virus yang berbahaya dan menyebabkan reaksi imun, menjanjikan peningkatan pendengaran orang dengan implan koklea. Era baru meningkatkan teknologi telinga bionik, juga mungkin memiliki aplikasi dalam stimulasi dalam otak.

Perjalanan suara dari sumbernya ke telinga dan akhirnya ke otak melalui rantai terjemahan biologis yang mengubah getaran udara ke impuls saraf. Gangguan pendengaran terjadi biasanya karena kerusakan hubungan krusial menjelang akhir rantai antara sel-sel koklea telinga dan saraf pendengaran.

Ikan dan burung dapat meregenerasi sel-sel rambut di telinga bagian dalam dari waktu ke waktu dan membuat sirkuit pendengaran baru. Para ilmuwan telah mecoba men-tweak sistem mamalia untuk sedikit melakukan apa yang banyak spesies lain lakukan secara alami.

Implan koklea dirancang untuk menjembatani link yang hilang pada orang tuli dengan menanamkan array elektroda kecil yang merangsang saraf pendengaran. Tapi hanya bekerja dengan baik dalam situasi tenang karena masing harus berjuang memahami musik atau mengikuti percakapan di tengah kebisingan.

Untuk mencoba memperbaiki ujung saraf pendengaran dan membantu implan koklea mengirim sinyal lebih tajam ke otak, peneliti beralih ke terapi gen menggunakan virus untuk membawa materi genetik yang mengubah sel berpori bagian dalam telinga.

Sekarang Gary Housley, neurosaintis University of New South Wales di Sydney, dan rekan memanfaatkan impuls listrik yang disampaikan oleh hardware ke dalam implan koklea. DNA diizinkan menyelinap masuk dan mampu memberi neurotrophin encoding gen, protein yang merangsang pertumbuhan saraf.

"Kami menambal celah saraf dan berharap warna tonal dan kekayaan meningkat," kata Housley.
Jeremy L. Pinyon (Translational Neuroscience Facility and Department of Physiology, School of Medical Sciences, University of New South Wales, UNSW Australia, Sydney, New South Wales 2052, Australia) et al. Close-Field Electroporation Gene Delivery Using the Cochlear Implant Electrode Array Enhances the Bionic Ear. Science Translational Medicine, 23 April 2014: Vol. 6, Issue 233, p. 233ra54, DOI:10.1126/scitranslmed.3008177
Gambar: UNSW Australia Biological Resources Imaging Laboratory and National Imaging Facility of Australia
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment